kennos_nmmayhb2
Di sebuah masa ketika suara-suara muda dibungkam pelan, Rangga-mahasiswa teater dengan ambisi yang lebih besar dari dirinya sendiri-menghilang tanpa jejak pada suatu malam yang basah. Ia meninggalkan Arista, sahabat sekaligus orang yang paling percaya padanya, bersama sebuah map cokelat yang tak pernah sempat ia buka.
Arista memulai pencarian yang sunyi, mengikuti potongan-potongan ingatan, rumor yang berbisik di lorong kampus, hingga bayang-bayang yang terasa mengawasinya. Setiap langkah membawanya lebih dekat pada rahasia yang Rangga sembunyikan: naskah yang ia tulis diam-diam, catatan tentang orang-orang yang dia perhatikan, dan kecurigaan bahwa panggung teater mereka telah menjadi tempat di mana kenyataan dan ketakutan saling bertemu.
Melalui perjalanan Arista menyingkap kepergian itu, novel ini mengajak pembaca memasuki dunia yang penuh ketukan pintu di malam hari, nama-nama yang dibisikkan dengan hati-hati, dan keberanian kecil yang tumbuh di antara generasi muda. Sepanjang cerita, batas antara sahabat, idealisme, kehilangan, dan keberanian menjadi semakin kabur.
"Di Balik Pintu yang Tertutup" adalah kisah tentang seseorang yang pergi tanpa sempat pamit, dan seseorang yang tetap bertahan untuk mencari arti kepergian itu-sebuah cerita tentang cinta sunyi, luka yang diwariskan zaman, dan kekuatan sebuah suara yang akhirnya memilih untuk tidak lagi diam.