EllDirga
- Прочтений 14,664
- Голосов 114
- Частей 15
CERITA GAY ™️
Pak James, seorang produser dengan gaya bicara yang cepat dan penuh keyakinan, tidak pernah membiarkan moralitas menghalangi visinya. Baginya, film adalah komoditas, dan ia melihat peluang besar dalam tren film "video rumahan" yang sedang naik daun di tahun 70-an. Dengan modal nekat, ia mengumpulkan kru muda yang haus akan ketenaran untuk berangkat ke sebuah lokasi terpencil di pedesaan terpencil.
"Ini akan menjadi mahakarya kita," ucap James, sambil duduk di tengah pada mobil SUVnya. "Kita hanya butuh lokasi yang otentik, sedikit darah, dan keberanian untuk mendobrak batas."
Namun, di balik senyum lebarnya, James menyembunyikan kegelisahan. Ia telah menghabiskan seluruh sisa uangnya untuk proyek ini. Jika film ini gagal, ia hancur. Tekanan finansial inilah yang membuatnya mengabaikan semua tanda bahaya yang mulai muncul sejak mereka menginjakkan kaki di rumah tua milik Pak Kusmo.
Ketegangan dimulai saat Pak James bertemu dengan sang pemilik lahan, Pak Kusmo. Pria setengah itu berdiri kaku dengan cangkul dan golok di tangan, matanya yang berkerut menatap para kru film seolah mereka adalah wabah yang harus dibasmi.
Suasana mencekam dibangun bukan melalui hantu, melainkan melalui keheningan yang tidak wajar. Pak James mencoba bersikap ramah, namun setiap langkahnya di peternakan itu terasa seperti sedang diawasi oleh ribuan mata dari balik dinding-dinding kayu yang mulai membusuk.