u should read this!!
3 stories
Where Windflowers Bloom by kihnowz
kihnowz
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
Di kota yang asing, William Hughes mencoba menata ulang hidupnya dengan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan terus mengikuti setiap langkahnya. Di tengah hari-hari yang terasa rapuh, pertemuan dengan orang-orang yang memberikannya kehangatan perlahan menggoyahkan dinding yang ia bangun sendiri. Dalam keseharian yang tampak sederhana, ia belajar bahwa kesempatan kedua bukan tentang melupakan masa lalu, tapi tentang bagaimana cara melanjutkan hidup meski membawa luka.
Veil of Vengeance by kihnowz
kihnowz
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
Di bawah bayang-bayang kota Gimhae, Choi Sun-woo hidup sebagai pewaris bungsu keluarga gangster Red Dust. Hidupnya telah diatur sejak ia lahir. Kesetiaan pada keluarga, darah sebagai mata uang, juga kehormatan yang direnggut dari musuh. Tapi semuanya berubah ketika kakaknya ditembak oleh siswa SMA Hoseo. Demi melakukan aksi balas dendam dan pembuktian diri, Sun-woo menerima perintah Ayahnya untuk menyusup ke sekolah itu sebagai seorang siswa dan mencari seorang anak dari keluarga Blue Flame, kelompok pengkhianat yang kembali dari kegelapan. Namun, misi itu dilakukannya bukan hanya untuk berburu kebenaran. Baginya, ini adalah ujian yang akan membentuk masa depannya nanti. Di sekolah itu, Sun-woo menemukan cahaya yang tak pernah ia temukan dalam keluarganya. Ketulusan, kehangatan, kesederhanaan, segala sesuatu yang sepenuhnya berbeda dari dunia yang ia kenal. Ketika benang-benang takdir terjalin, Sun-woo menyadari, bahwa cinta adalah kemewahan yang tidak boleh ia miliki. Terjebak di antara cinta, dendam, dan pengkhianatan, Sun-woo menghadapi dilema yang akan menentukan segalanya.
The Silent Confessions by kihnowz
kihnowz
  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 26
Meskipun tidak pernah mengenyam pendidikan konseling, Kim Yeon-woo tetap menganggukkan kepalanya saat ditunjuk sebagai guru BK oleh kepala sekolah. Wanita itu mengira menjadi guru konseling tidak sulit, karena menurutnya ia hanya perlu memahami para siswa dan membantu mereka yang mengalami kesulitan belajar. Setelah membiasakan diri dengan pekerjaan barunya, Kim Yeon-woo mulai menyadari bahwa apa yang ia lakukan lebih dari sekadar 'memahami' siswa.