s4trnus
"Lapor komandan! Tugas saya sudah selesai, saya mohon pamit. Laporan selesai!"
"Vian, kamu bohong. Kamu bilang kamu ga bakalan pergi. Tapi, apa? Kamu pergi begitu aja. Maafin aku, aku tau aku salah. Aku tidak percaya padamu. Aku bodoh. Aku mohon, kembali!"
"Aku mau kamu tersenyum, Shanza. Hidup perkara lahir dan mati. Kalau aku pergi, berarti aku bukan yang terbaik untukmu. Percayalah, setelah duka akan ada suka. Kamu bakalan nemuin orang baru yang lebih baik dariku. Orang yang lebih indah dari pelangi, lebih terang dari matahari, lebih sejuk dari hujan hingga membuat lekukan indah itu terukir lagi di bibirmu. Aku pergi bukan berarti tidak sayang, hanya saja Tuhan lebih sayang diriku."
Vian Al-Jazeera, laki-laki kuat dalam tindihan luka, tanpa rasa keluh kesah. Baginya, bahagia itu sederhana, hidup bersama orang-orang yang ia sayang.
Kamu terlalu berharga untukku miliki, Shanza
-Vian
©s4trnus
Kamis, 3 Maret 2022