vaniamonica99
Paskah...
Harapan dan percaya.
Hanya satu harapannya. Tapi tidak ada yang tau.
Jack Frost, si Penjaga Keceriaan, setelah 300 tahun sendirian, kesepian, dan trauma.
Akhirnya ia menemukan tempat untuk pulang.
Jack memang bukan lagi Penjaga tetap keluarga Huang. Namun selalu kembali untuk pulang menemui keluarga barunya.
Dua adik baru yang percaya penuh padanya, dan seorang ayah yang sangat pengertian dan tulus menerimanya, selalu menjadi alasannya untuk kembali.
Kontrak memang sudah putus. Namun ikatan cinta tidak pernah berakhir.
Jack selalu merasakan aman dan senang dengan mereka.
Ia tidak menyangka harapannya yang sempat pupus akhirnya terkabul.
Namun, satu masalah menimpa si gadis kecil kembali.
Elsa selalu mengalami mimpi buruk.
Kejadian atas kematian Jack Frost sebelumnya di menara Pitch Black menjadi trauma berat yang selalu berulang dalam mimpinya.
Christ, sang ayah, sempat membawa Elsa ke psikolog untuk mencari tau lebih detail. Namun itu tidak berhasil sepenuhnya.
Trauma Elsa semakin menjadi.
Meski bukan lagi Penjaga tetap, Jack Frost merasa bertanggung jawab pada mereka. Terutama Elsa yang selalu mengingatkannya pada adiknya dulu.
Dan jawaban muncul di jam 3 pagi.
Namanya Zachary Ashan, atau Zack. Dia lah yang memainkan trauma dan ilusi dalam mimpi Elsa.
Dan yang memberikan suara-suara dari masa lalu di kepala Jack Frost.
Pemuda yang meragukan terang. Dan menerima kegelapan sebagai anak buah Pitch Black. Lebih licik dan liar dari Pitch Black.
Pemuda yang seakan menjadi cerminan sisi kelam dari Jack Frost.
Dia yang menanamkan keraguan dalam Elsa akan Jack Frost.
Sama seperti Pitch Black, cara mainnya sangat mulus, rapi, dan penuh strategi. Sangat bersih dan tidak meninggalkan jejak.
Ini yang menyulitkan kelima Penjaga itu untuk mengetahui siapa dalang dari mimpi buruk Elsa.
Namun Jack tidak akan menyerah. Apapun itu ia akan lakukan demi keluarga ini. Dan demi Elsa.