Fakhri_Siregar18
Jika kusampaikan pada kalian. Ribuan tahun lalu saat kehidupan bumi berjaya dengan segala kemakmuran. Seketika semuanya lenyap. Lenyap tak tersisa seperti uang saku setelah lebaran. Begitulah kira kira dapat ku gambarkan.
Memang acap kali manusia melewati garis yang tak seharusnya mereka lewati. Dengan segala anugerah dan kenikmatan mereka justru lalai akan kepada siapa mereka menyembah. Dengan kuasanya, maka Tuhan mengutus sembilan pedangnya. Sembilan makhluk yang penciptaannya melibatkan segudang unsur duniawi dan surgawi. Mereka yang kelak dipercaya untuk menjaga keseimbangan dunia.
Semua yang hidup pada masa itu pasti mengenal mereka. Kedatangannya saja menggelegar, heboh bak petir tengah hari. Nawaraja Bumi, begitu orang orang menyebutnya. Konon mereka tercipta dengan kemampuan yang tak makhluk dunia selayaknya miliki. Namun jalan pasti berlubang. Langit pula tak selalu cerah. Perjalanan mereka untuk mencapai kedamaian sejati tentu mendapat banyak hantaman keras. Serangkai usaha jerih payah dilakukan hanya untuk menghentikan maksud baik mereka. Dalam cerita ini, aku akan menyajikan bagaimana dengan segala kebijaksanaan yang diberkahi mereka dapat mencari jalan keluar, tentu jalan keluar yang tepat.