vikimenjelajah
Awalnya aku kira kita untuk selamaya. Selamya bersama. Selamanya mengukir kisah.
" mungkin besok kau engga bakal ada kabar " katanya terus manatap pantai.
" kenapa? " vivi terperangah.
" kamu tau kan aku udah kelas 12, aku mau fokus belajar , jangan sedih dong " mengacak puncak kepala vivi
" ya engga gitu juga kan " vivi mencoba menetralkan hatinya agar suaranya tak bergetar.
" ayok jalan jalan aja, katanya pengen main bareng " mengulurkan tangannya
Biarlah alam menjadi saksinya, saksi akan janjinya yang semu. Katanya pecinta alam itu setia tapi entahlah dengan dia. Hanya satu janjinya yang ditepati. Yang lain gimana.