SugaretteSky
- Reads 17,125
- Votes 1,431
- Parts 24
Mereka dipertemukan bukan dalam keadaan utuh.
Bumi dengan rumah yang tak lagi terasa hangat.
Langit dengan tuntutan kesempurnaan yang menyesakkan.
Senja dengan napas yang sering tak sejalan dengan keinginannya sendiri.
Mereka bukan anak-anak yang ingin terlihat kuat.
Mereka hanya ingin tidak merasa sendirian.
Di antara tawa yang pecah di lapangan basket, badai yang datang perlahan di pantai, dan malam-malam panjang penuh luka yang tak pernah benar-benar sembuh-mereka belajar satu hal:
Kadang, yang menyelamatkan kita bukan dunia yang berubah.
Tapi seseorang yang memilih tinggal.