mistery pembunuhan
7 stories
FOUND [REVISI] by hatredrilvelt
hatredrilvelt
  • WpView
    Reads 35,387
  • WpVote
    Votes 1,380
  • WpPart
    Parts 5
Hirayama Kouta tidak menyukai desa itu. Kalau ibunya tidak harus dinas ke luar kota, Kouta tentu tidak akan mau menghabiskan liburan musim panasnya di sana, terlebih tinggal bersama seorang perempuan tua asing yang harus dia panggil "nenek". Desa itu telah lama kehilangan tawa anak-anak. Warga desa percaya bahwa anak-anak mereka telah diculik oleh sosok misterius yang disebut "penunggu hutan". Salah seorang dari anak-anak hilang itu bernama Iori, yang arwahnya tanpa sengaja Kouta ajak bicara. Arwah menyebalkan itu mengaku tinggal di hutan. Dia sering mengajak Kouta berkunjung ke "rumah"-nya, tetapi anak-anak dilarang pergi ke hutan. Hingga suatu ketika, Iori berkata, "Kamu salah, Hirayama. Bukan hutan, tapi desa yang harus kamu hindari." Kalimat itu mengungkap siapa sesungguhnya sosok di balik nama "Iori" dan mengubah hidup Kouta untuk selamanya. --- Cover by Canva ⓒ Hatred Rilvelt, 2019 [Revisi: 2026]
EKSEKUSI TAPAL KUDA by AhmadDanielo
AhmadDanielo
  • WpView
    Reads 1,599,788
  • WpVote
    Votes 149,470
  • WpPart
    Parts 75
Banyusirih mengalami tahun-tahun terburuk sepanjang sejarah. Hampir setiap hari ada mayat yang mereka kuburkan, dan jumlahnya tidak sedikit. Belum lagi, adanya gangguan ghaib berupa santet dan kunjungan tengah malam dari arwah korban yang gentayangan. Segala peristiwa itu menghantui Bumi Tapal Kuda dan dikenal dengan istilah'Tragedi 1998' Buku ketiga dari Timur Trilogi. Sekaligus jadi cerita pamungkas.
Alexandra's Memories by Dheyamela
Dheyamela
  • WpView
    Reads 1,846,285
  • WpVote
    Votes 221,906
  • WpPart
    Parts 83
Book 1 : Ursa Minor [Completed on 23-02-19] Book 2 : Ursa Mayor [Completed on 13-08-20] Book 3 (Final Book) : Nut, The One Who Holds a Thousand Souls [On Going] Cana Berly Alexandra dikenal sebagai gadis cerdas dengan kepribadian hangat dan ceria. Ia selalu memberikan energi positif kepada siapa pun yang ada di sekitarnya. Namun, tiba-tiba hidupnya jungkir balik. Ia mengalami kecelakaan yang membuat matanya tak lagi bisa melihat. Ia berhenti sekolah selama beberapa bulan. Hingga akhirnya, ia mendapatkan donor mata dari orang yang tidak ia kenal. Cana memulai hidup barunya di sekolah baru. Ia pikir, hidupnya akan seindah dulu. Nyatanya tidak. Ia selalu dihantui mimpi buruk yang tak kunjung usai. Cana berubah menjadi gadis yang sangat tertutup. Terutama, ia merasa kenangannya sering bertubrukan dengan kenangan orang lain. Entah siapa. Cana bertemu Cakrawala Alam, laki-laki super menyebalkan yang selalu ingin tahu dan sok tahu. Suatu hari, Cana melihat seorang gadis kecil berbaju merah muda dengan banyak bercak darah di bajunya yang compang-camping. Wajahnya penuh darah, tangan kanannya terpotong, rambut dan matanya hilang, kulit kepalanya terbuka menampilkan tulang tengkoraknya. Gadis itu tumbang di samping Alam. Sejak saat itu, Cana meragukan Alam. 17+. Campuran antara unsur teenfict, mystery, thriller, horror, mengandung unsur kekerasan. Jadi bijaklah sebelum membaca :) Stop plagiarism! Be original! Ditulis mulai 3 Juni 2018 Rank : #1 kategori Mystery, 10/1/19 #1 kategori Thriller, 10/1/19
... by A-Sanusi
A-Sanusi
  • WpView
    Reads 86,099
  • WpVote
    Votes 10,320
  • WpPart
    Parts 23
Madielief by kiranada
kiranada
  • WpView
    Reads 696,694
  • WpVote
    Votes 82,103
  • WpPart
    Parts 49
(Telah Tersedia di Gramedia) - Pratinjau masih tersedia Pemenang Wattys 2018 kategori "The Wild Cards" Jika putra atau putri Anda dinyatakan hilang akal, maka tidak ada lagi jalan keluar dari Rumah Sakit Jiwa Madielief. [ MISTERI - THRILLER ] © k i r a n a d a - #1 dalam psikologi (14-03-19) #1 dalam rumahsakitjiwa (14-03-19) #1 dalam pembunuhan (30-05-19) #2 dalam misteri (25-06-19) #3 dalam thriller (22-07-19)
CHAOS ━ BOOK 1 | ✓ by wolfindenim
wolfindenim
  • WpView
    Reads 67,328
  • WpVote
    Votes 9,316
  • WpPart
    Parts 44
𝐑𝐎𝐁𝐘𝐍 𝐇𝐀𝐙𝐄 selalu dikuasai amarah dan adiksi mematikannya sendiri, hingga sebuah peristiwa membangkitkan sisi tergelapnya. Kini, Robyn Haze keluar untuk membalas dendam. * * * [THE CHAOS TRILOGY: BOOK I] Kekacauan itu bermula di Dewick: sebuah kota dosa di mana segala hal dapat terjadi. Kriminalitas selalu mewarnai jalan-jalan suramnya, namun Robyn Haze tak menyangka kalau korban dari bengkoknya keamanan di kota itu adalah ibunya sendiri; ditembak oleh pelaku yang sangat amat ia kenal, di tengah jalan terbuka pada tengah malam. Bagi Robyn, itu hanya berarti satu hal: nyawa dibayar nyawa. Pembalasan dendam seakan menjadi satu-satunya jalan, bahkan obsesi baginya. Tatkala ia menyadari moralitas yang ia punya perlahan tercabik karena hal itu, Robyn sudah terlampau jauh tersesat. Bersama Alder Nichols, kolumnis amatir surat kabar, Robyn berusaha menuntaskan apa yang sudah ia mulai... dan semua itu diawali dengan perjalanan panjang yang membuat ia dijejali manis-pahitnya kebenaran. Segala hal menjadi berputar tak tentu arah ketika perlahan rahasia-rahasia di masa lalu Robyn terkuak. Di tengah semua duka, rasa sepi, dan hiruk-pikuk pendosa, apa yang dapat ia harapkan? Apa yang dapat ia terima dari jalan-jalan kelam dan mobil yang melaju dengan pelan? Kekacauan. 𝕮𝐇𝐀𝐎𝐒 𝐏𝐄𝐌 𝐏𝐀𝐑𝐄𝐍𝐓𝐈 | © 𝟐𝟎𝟐𝟎 𝐀𝐋𝐋 𝐑𝐈𝐆𝐇𝐓𝐒 𝐑𝐄𝐒𝐄𝐑𝐕𝐄𝐃. ─⋅⥉⤉⋅─
Pӧlzl  [Tamat] by I_Majid
I_Majid
  • WpView
    Reads 286,351
  • WpVote
    Votes 43,078
  • WpPart
    Parts 33
Pemenang Wattys 2020 kategori Mistery / Thriller (Biasakan follow author dulu sebelum membaca) Adakah yang lebih mengerikan dari sekadar menghadapi anggota keluargamu mati satu per satu, secara bergiliran, tidak rasional dan tidak dapat diterka? Sejak ditemukannya mayat seorang bartender yang tertimbun salju di halaman depan rumah keluarga Pӧlzl, rentetan tudingan membuat kehidupan mereka terasingi. Keanehan tingkah dan perilaku satu per satu anggota keluarga mulai bermunculan. Masing- masing bersembunyi, menyimpan rahasia dalam tabir tak tersingkap. Dalam beberapa periode waktu, teror masyarakat desa menjadi pembangkit sejarah kesadisan nenek moyang keluarga Pölzl. Kekuatan baru pun muncul ke permukaan. Seolah fitnah dan tudingan menjadi pemicu lahirnya si pembantai masyarakat.