Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Pingxie
156 stories
Unforgettable Heart  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
Bagi Wu Xie, mencintai Zhang Qiling adalah seni mengulang waktu. Sejak vonis medis itu dijatuhkan, kabut putih di kepala Qiling terus datang tanpa permisi. Menghapus nama, kenangan, hingga eksistensi hubungan romantis yang telah mereka rajut bertahun-tahun. Di dalam kamar nomor 402, Wu Xie dipaksa menelan kenyataan pahit: menurunkan derajat dirinya menjadi sekadar "teman" baru demi melindungi saraf kepala sang kekasih. ​Setiap kali Qiling terbangun dengan tatapan asing dan bertanya, "Kamu siapa?", di sanalah hati Wu Xie runtuh berkeping-keping. Namun, di tengah siklus amnesia progresif yang kejam ini, mereka menolak menyerah. Melalui ratusan lembar foto Polaroid yang tergantung di dinding apartemen dan sepucuk surat wasiat dari masa lalu, sebuah keajaiban magis bertahan di balik keputusasaan. ​Karena bagi mereka, memori boleh saja mengkhianati logika, tetapi inti dari sebuah jiwa tidak akan pernah bisa melupakan belahan jiwanya. Otak Zhang Qiling mungkin telah kosong, namun hatinya selalu mengenali ke mana ia harus pulang. ​Sebuah kisah tentang kepasrahan, perjuangan domestik yang sunyi, dan keteguhan cinta yang melompat melintasi batas ingatan.
Wushanju: Beyond the Bronze Gate by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 780
  • WpVote
    Votes 222
  • WpPart
    Parts 18
Sepuluh tahun penantian di Gunung Changbai tidak berakhir dengan perpisahan, melainkan sebuah awal yang baru. Saat Gerbang Perunggu terbuka, takdir tidak membawa Segitiga Besi kembali ke dunia atas yang penuh darah dan konspirasi klan. Mereka justru terlempar ke sebuah dimensi hutan ajaib yang tersembunyi; The Enchanted Forest. Di bawah naungan pohon Akasia Putih raksasa, mereka mendirikan kembali Wushanju. Tanpa ada lagi ancaman mayat hidup, kejaran faksi Wang, atau beban mistis klan Zhang, mereka harus belajar beradaptasi dengan hukum alam baru yang absurd. Mulai dari Wu Xie yang tak sengaja menjadi idola para makhluk suci berkat hatinya yang murni (namun tetap dihantui kutukan kesialan yang kocak), Pangzi yang bertransformasi menjadi mentor kuliner para remaja suku kuno dengan eksperimen soda neonnya, hingga Xiao Ge-sang mantan pimpinan klan yang ditakuti-yang kini pasrah dijadikan pohon panjatan oleh anak-anak balita setempat. Diiringi cicitan protektif dari maskot magis mereka, Xiao Cai, petualangan kali ini tidak lagi menguras darah, melainkan menguras tawa dan membasuh sisa luka batin masa lalu mereka. Sebuah kisah tentang rumah sejati, kedamaian yang jenaka, dan janji yang akhirnya ditepati dengan manis di bawah pendaran kunang-kunang biru yang abadi.
PingXie Mini Series  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,265
  • WpVote
    Votes 276
  • WpPart
    Parts 15
Kumpulan cerita PingXie yang berbentuk mini series (berisi 4-6 chapter). Alur cerita absurd dan terkadang (baca: sering) OOC.
The Ice Coffin  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 705
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 6
​Ketika salah satu sudut dari Segitiga Besi runtuh ditelan takdir, keabadian bukan lagi sebuah anugerah, melainkan kutukan yang sunyi. Di atas puncak Gunung Changbai yang membeku, Zhang Qiling memilih jalannya sendiri-berkejaran dengan waktu dan ingatannya yang perlahan memudar demi menjaga satu nama: Wu Xie. Sementara Wang Pangzi harus belajar berjalan sendirian membawa sisa-sisa legenda mereka yang kini berubah menjadi dongeng pengantar tidur. ​⚠️ PERINGATAN / TRIGGER WARNING ⚠️ ​Genre: Major Angst / Tragedy / Emotional Hurt / Comfort at the End / Happily Ever After in the Afterlife. ​Himbauan: Cerita ini mengandung tema kematian karakter utama (major character death), isolasi diri, dan keputusasaan psikologis. Mohon bijak sebelum membaca jika Anda sedang menghindari cerita dengan emosi yang berat. ​Catatan Penulis: Cerita ini terinspirasi dari sebuah fan art. Tolong siapkan tisu sebelum membaca, karena aku sendiri pun menangis saat mengetik cerita ini. Selamat membaca! 😭💔 Total: 8 chapter Jadwal update: Tiap hari Sabtu / malam Minggu (double update)
盗墓笔记:To Keep You From The Moon by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,813
  • WpVote
    Votes 367
  • WpPart
    Parts 20
"Jika salah satu kaki dari segitiga ini patah, maka kita tidak akan pernah utuh lagi." Sebuah kecelakaan berantai di dalam makam kuno Dinasti Ming menjerumuskan Iron Triangle ke dalam petaka baru. Wu Xie tanpa sengaja menghirup serbuk sari dari Bunga Yin-Yang, sebuah tanaman parasit mistis yang secara agresif mengikis lapisan memori kedewasaannya. Akibatnya, jiwa Wu Xie mengalami regresi ekstrem-mundur ke titik paling murni dan rapuh sebagai seorang anak berusia lima tahun. Keadaan kian kritis saat malam tiba. Energi Yin alam semesta mengambil alih tubuh dewasa Wu Xie, mematikan saraf sensoriknya, dan memicunya melakukan tindakan merusak diri demi mengejar ilusi "panggilan rembulan". Wang Pangzi yang dihantam rasa bersalah luar biasa dan Zhang Qiling yang harus menepis dinginnya ekspresi dewa miliknya, kini harus berpacu dengan waktu yang tersisa kurang dari enam hari. Di tengah labirin maut bawah tanah Gunung Changbai yang runtuh, mereka harus menjaga seorang "bayi raksasa" tetap bernapas, sementara Xiao Ge harus bertaruh nyawa memanjat tebing es vertikal demi sekuntum bunga penawar biru safir sebelum poros memori Wu Xie hancur permanen. Sebuah kisah tentang batas kerapuhan manusia, rasa bersalah yang menguliti hati, dan mutlaknya sebuah kesetiaan di dalam lingkaran Iron Triangle.
Tempat Paling Aman (Bukan di Dalam Makam) by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,046
  • WpVote
    Votes 239
  • WpPart
    Parts 13
​Wu Xie cuma pengen pensiun dengan tenang dan membuka kafe kecil setelah hampir mati berkali-kali di bawah tanah. Sialnya, ketenangan itu langsung buyar waktu Zhang Qiling tiba-tiba datang, make celemek cokelat, dan mutusin kerja jadi barista dengan gaji: makan tiga kali sehari. ​Masalahnya, Xiao Ge ga ngerti konsep ramah pelanggan, bikin ciwi-ciwi gemeteran dikira mau diinterogasi, dan preman komplek auto tobat cuma gara-gara ditatap dua detik. Pada akhirnya, orang-orang datang ke Kafe Langit Biru bukan demi kafein, tapi demi ngeliat maskot ganteng yang irit ngomong itu.
PingXie Daily Life  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 425
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 5
Kumpulan one shot dari AU PingXie yang terkadang (baca: sering) OOC
盗墓笔记:The Warmest Core by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,359
  • WpVote
    Votes 249
  • WpPart
    Parts 12
A story about the vanishing warmth, and the bond that thaws it all. Sekembalinya Iron Triangle dari sebuah ekspedisi melelahkan di makam es kuno, Wu Xie mendapati tubuhnya mulai menunjukkan gejala aneh. Rasa merinding kecil yang awalnya diabaikan, perlahan berubah menjadi hawa dingin konstan yang menggerogoti vitalitasnya dari dalam. Demi tidak membebani rekan-rekannya, Wu Xie memilih untuk berpura-pura sehat dan menyembunyikan kondisinya di balik lapisan sweter tebal. Namun, insting tajam seorang Qilin tidak bisa dibohongi. Ketika Zhang Qiling menyadari bahaya yang mengintai, rahasia itu terbongkar dengan cara yang paling mengerikan: Kutukan Jantung Es murni telah memilih Wu Xie sebagai inang, bahkan darah Qilin yang legendaris pun membeku seketika saat menyentuhnya. Berkejaran dengan waktu yang kian menipis dan detak jantung Wu Xie yang kian melambat, Xiao Ge dan Pangzi terpaksa menantang badai salju ekstrem Pegunungan Changbai demi mencari penawar yang dikabarkan telah hancur menjadi abu. Di titik nol mutlak, ketika sains dan obat makam kuno menemui jalan buntu, hanya ada satu hal yang tersisa untuk menantang dinginnya takdir: kehangatan dari sebuah pengakuan yang paling tulus.
盗墓笔记:The Lantern of Wu  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 967
  • WpVote
    Votes 214
  • WpPart
    Parts 12
"Sebuah janji yang melintasi kematian, sebuah pelita yang menembus kegelapan makam kuno." Wu Xie mengira ekspedisi ke Istana Tujuh Bintang Lu Wang hanyalah awal dari petualangan arkeologinya yang berbahaya. Namun, di balik pekatnya kabut makam dan jebakan maut yang mengintai, sesosok makhluk mistis tak kasat mata memilih untuk bangkit dari masa lalu. Berwujud lidah api (will-o'-the-wisp) berwarna putih mutiara dengan semburat biru yang murni, makhluk itu setia hinggap di bahunya-menjadi kompas gaib sekaligus perisai spiritual yang siap mempertaruhkan eksistensinya demi keselamatan sang tuan muda keluarga Wu. Misteri perlahan terkuak saat selembar catatan berdebu milik mendiang sang kakek, Wu Laogou, ditemukan di Hangzhou. Makhluk itu bukanlah kutukan, melainkan jiwa seorang pemuda dari masa lalu yang terikat sumpah setia demi membalas budi. Sebuah janji yang kini diwariskan kepada Wu Xie. Bersama Zhang Qiling yang sunyi namun protektif, dan Pangzi yang selalu setia kawan, Wu Xie harus menghadapi kenyataan pahit: setiap kali si api kecil menyalakan sinarnya untuk melindunginya, ia sedang membakar sisa jiwanya menuju kepunahan mutlak. Di antara konspirasi Jiu Men yang kejam dan liarnya dunia bawah tanah, mampukah Wu Xie menjaga sang pelita setia sebelum cahayanya benar-benar padam untuk selamanya?
盗墓笔记:Guiyuan Secret by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,405
  • WpVote
    Votes 193
  • WpPart
    Parts 11
Wu Xie tahu bahwa Iron Triangle tidaklah abadi. Suatu hari nanti, dia dan Pangzi akan menua, mati, dan terkubur tanah fana. Sementara Zhang Qiling-Xiao Ge-akan terus hidup selamanya, sendirian, dikutuk oleh siklus amnesia yang akan menghapus seluruh memori tentang mereka. Didorong oleh ketakutan terdalam akan perpisahan, Wu Xie nekat membawa timnya menuju Makam Kaisar Langit Barat yang legendaris, demi memburu Guiyuan Spring-mata air suci yang mampu mengunci memori Xiao Ge sekaligus menghentikan waktu biologis mereka. Berbekal satu kebohongan tulus, Wu Xie siap menantang maut di dalam labirin perunggu yang mematikan, bahkan jika ia harus menumpahkan darahnya sendiri di atas altar giok kuno. Karena bagi Wu Xie, ia lebih memilih mati di dalam makam daripada membiarkan Xiao Ge kembali kesepian di dunia fana. (Story Written in Indonesian)