Daftar bacaan ansyaca44
2 stories
Possessive Psychopath (TERBIT) by Hanihan_13
Hanihan_13
  • WpView
    Reads 8,971,811
  • WpVote
    Votes 800,533
  • WpPart
    Parts 68
(Sudah terbit. Tersedia di beberapa toko buku online kesayangan kalian❤) BEBERAPA PART DI HAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN. FOLLOW DULU SEBELUM BACA😉 Happy Reading ❤ #1 in psychopath #1 in boyfriend #1 in psikopat #1 in mine #1 in kiss #1 in posesif #1 in cinta *** Dingin. Itulah satu kata yang tepat untuk menggambarkan seorang Gevandra Alexander. Cowok SMA dengan segala kemisteriusan-nya. Ia dingin dan tak tersentuh. Sampai pada akhirnya ia tertarik dengan gadis yang duduk sebangku dengannya di sekolah barunya. Namanya Liora Anastasya. Gadis manis yang ingin hidup dengan tenang. Tidak memikirkan cowok apalagi pacaran. Hidupnya yang semula baik baik saja, berubah menjadi rumit saat kedatangan Gevandra. Si psikopat berdarah dingin. Ia terjerat dalam hidup seorang Gevandra Alexander. Tak bisa lari, dan tidak bisa pergi. "Kamu milikku, dan selamanya kamu akan selalu jadi milikku," Gevandra menarik Liora kedalam pelukannya "Jangan coba-coba lari, karena kamu nggak akan bisa pergi." •ADEGAN DALAM CERITA TIDAK UNTUK DITIRU! ❌❌ •ANAK KECIL DILARANG MENDEKAT! Cerita dari imajinasi sendiri. Enjoy the story gengs. ❤
AKSA XANTARA by itselaaa_
itselaaa_
  • WpView
    Reads 24,229
  • WpVote
    Votes 2,585
  • WpPart
    Parts 30
Aksa Xantara merupakan seorang ketua OSIS SMA CENDANA Aksa juga ketua geng motor bernama AXGAREZ AXGAREZ bukan geng motor yang hanya berkeliaran ga jelas, AXGAREZ merupakan geng motor yang sering membantu orang orang sekitar pada akhirnya, Aksa menyimpan rasa pada salah satu siswi SMA CENDANA. Axelia Ceza Rahardja, siswi yg disukai oleh Aksa Ceza merupakan anak dari pemilik perusahaan besar yg juga bekerja sama dengan perusahaan milik orang tua Aksa Xantara Ceza juga memiliki perasaan yg sama kepada Aksa, tetapi mereka terhalang oleh benteng yg terlalu tinggi Aksa dengan salib di lehernya, dan Ceza dengan tasbih di tangannya. "Sa, ada kesempatan nggak sih, buat kita bersatu?" "Nggak ada yang nggak mungkin, za." "Tapi dengan Tuhan yang beda, apa masih bisa?" "Za, seburuk apapun diriku, nggak akan kurebut kamu dari Tuhan mu"