Punya akk💋
6 stories
Deadly Eff-ex by amimaima
amimaima
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
[Updated seminggu sekali setiap hari kamis<3] *ੈ♡⸝⸝🪐༘⋆⋆ ˚。⋆୨♡ Dari dulu Kareina punya prinsip, nggak boleh dekat atau bahkan pacaran dengan mantan pacar sahabat. Karena menurutnya itu adalah sesuatu yang annoying like, "Emang nggak ada cowok lain selain dia?" Tapi kok, mantan Vina--sahabatnya--yang namanya Arash itu tiba-tiba bikin dia terpesona? Selain ketampanannya yang setara Keonho Cortis dikali lima, Arash yang entah bagaimana tiba-tiba menjadi pacar pura-pura untuk kebutuhan riset cerita, juga sukses menjadi pasangan idaman dengan memborong semua love languange dan memberi effort luar biasa. Demi semangkuk bakso tetelan varian komplit dengan bawang goreng banyak kesukaannya yang ditraktir Arash setiap hari minggu itu, Kareina jadi klepek-klepek! Tapi, kan, Arash mantan pacarnya Vina. Haruskah Kareina melanggar prinsip yang sudah ia pegang bertahun-tahun demi rasa sukanya pada cowok yang kata Vina super duper red flag dan harus dijauhi dalam radius lima meter itu? ______________________ Start : 19 Februari 2026 Finish : -
Impossible Possibility by amimaima
amimaima
  • WpView
    Reads 156,678
  • WpVote
    Votes 1,835
  • WpPart
    Parts 14
Alderaya new version [on going] Rasa-rasanya, bumi akan runtuh dan dunia akan terguncang jika Dera dan Revan tidak adu mulut sehari saja. Hanya karena masalah sepele dihari pertama Dera masuk sekolah sebagai murid baru, keduanya bak kucing dan tikus yang selalu baku hantam di mana pun dan kapan pun. "Gue harap ini terakhir kalinya gue ketemu sama lo!" ucap Dera penuh dendam. Rasa bencinya terhadap cowok di depannya ini membumbung setinggi Gunung Semeru. "Sama." Revan menimpali dengan tak acuh. "Gue harap ini terakhir kalinya gue berurusan sama lo!" "Sama." "Gue harap ini terakhir kalinya lo bikin gue sial!" "Sama." Azz! Demi rambut Upin yang cuma sehelai, Dera menahan diri untuk tidak menjambak Revan detik ini juga. "Kok lo nyebelin, sih? Daritadi nyautnya gitu mulu." "Suka-suka gue," balas Revan tak peduli. "Dasar cowok sok, songong, nyebelin, seenaknya sendiri, pemaksa, ish! Benci banget gue sama lo!" maki Dera masih tak habis-habis dengan wajahnya yang merah padam karena terlalu kesal. "Kebetulan sama lagi. Gue juga benci banget sama lo." Dengan wajah sedatar papan tulis, Revan kembali melontarkan jawaban yang sama. Sontak Dera mendengkus keras-keras. Sial! Mimpi apa dirinya bisa bertemu dengan cowok menyebalkan yang menurutnya berasal dari Kutub Utara sana karena begitu dingin dan tak berperasaan. Sepertinya cewek itu melupakan fakta bahwa dirinya sempat terpesona dengan Revan di pertemuan pertama mereka. Banyak orang yang bilang kalau rasa benci perlahan-lahan akan berubah menjadi rasa cinta. Namun, akankah hal itu berlaku untuk mereka berdua dikala Dera sendiri sudah mempunyai seseorang yang dia sukai? ___________________ Happy reading! ^_^
Wrong Chance by amimaima
amimaima
  • WpView
    Reads 1,010
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 26
[Completed] Kevia tak menyangka jika keputusannya untuk ikut kakak sepupunya menghadiri acara Indonesian Music Awards membuatnya bertemu lagi dengan Reynal--mantan pacarnya saat kelas sepuluh dulu. Luka itu seperti baru kemarin, dan tentu saja ia masih sangat membenci cowok brengsek itu. Berniat mempermalukan Reynal yang telah membuat hatinya remuk redam, Kevia justru dibuat tercengang kala cowok itu tiba-tiba berlutut dan mengajaknya balikan di depan banyak orang. "Maybe, we weren't meant together from the start?"
Nav's Stories  by amimaima
amimaima
  • WpView
    Reads 4,475
  • WpVote
    Votes 775
  • WpPart
    Parts 30
[Completed] Menurut Navalen, Navia hanyalah cewek sombong, menyebalkan, dan sok galak yang sukanya marah-marah. Mentang-mentang menjabat sebagai ketua kelas, Navia selalu bertingkah semena-mena tanpa memikirkan kesejahteraan teman-temannya. Belum lagi tingkahnya yang selalu pamer kepintaran yang selalu berhasil membuat Navalen dongkol setengah hidup. Sementara menurut Navia, Navalen hanyalah cowok songong yang kerjaannya selalu main ponsel di jam pelajaran, saat belajar kelompok, dan saat-saat penting lainnya. Padahal itu, kan, jelas melanggar peraturan. Sebagai manusia super perfect yang sangat taat peraturan, tingkah Navalen ini amat sangat mengganggunya! Lewat rasa benci yang mereka berdua ciptakan sendiri, kedua insan tersebut selalu baku hantam dimana-mana. Hingga suatu hari, puncak kekesalan Navia yang sangat sepele akan tingkah Navalen yang selalu bermain ponsel saat jam pelajaran ini justru mengantarkan mereka pada masalah besar juga pada sebuah misteri yang tak terduga. Tak hanya melibatkan isak tangis yang sangat pilu, tetapi mengajarkan mereka akan rasa bersyukur yang sesungguhnya. "Jalannya takdir memang seringkali rumit. Dan tidak ada yang bisa kita lakukan selain menerimanya. Rencana Tuhan memang seringkali membingungkan. Tapi percayalah bahwa itu yang terbaik. Meski yang terbaik itu tak selalu indah. Seperti kisah kita contohnya." _Nav's Stories_ Note : bukan kisah cinta remaja menye-menye yang bucin. Meskipun jauh dari kata sempurna, setidaknya di dalam cerita ini ada sedikit motivasi yang bisa kamu ambil :)
Unexpected Ending  by amimaima
amimaima
  • WpView
    Reads 4,078
  • WpVote
    Votes 613
  • WpPart
    Parts 41
[Completed] Judul awal : When You Reached Me Cantik, putih, feminim. Tiga kriteria yang menjadi tipe idaman Arza Kanaka, seorang cowok dari kelas XI IPA 1. Mendengar itu, Aneska jadi bertekad untuk berubah seperti apa yang diidam-idamkan Arza. Hal itu tentu saja ia lakukan agar cowok yang sudah lama ia sukai itu menyukainya dan kemudian mereka akan bersama-sama menjalani masa putih abu-abu dengan bahagia dan indah. Setidaknya begitulah harapan dari cewek kelas XI IPA 4 yang punya wajah berjerawat itu. Namun, harapan tinggal harapan. Karena nyatanya masa SMA nya hancur berantakan begitu saja. Dan di atas semua keterpurukan itu, seseorang menggapainya agar kembali bangkit dan melanjutkan hidup. Siapa lagi kalau bukan Divka Milantara, cowok menyebalkan yang jadi murid baru di kelasnya. "Sekarang, nggak ada yang bisa lo lakuin selain tiga hal ini. Love yourself, be yourself, dan jangan maksain diri untuk jadi standar orang-orang. Terlebih jadi standar si brengsek yang namanya Arza itu."