viollid
- Reads 63,235
- Votes 5,636
- Parts 34
Nala menganggap Dikta adalah distraksi.
Dikta menganggap Nala adalah teka-teki paling menarik di Fakultas Hukum.
"Keadilan? Di dunia nyata, Nala? Kamu terlalu banyak membaca buku filsafat dongeng, bukan buku hukum yang praktis. Di lapangan, cek yang kamu benci itu yang menggerakkan perdamaian."
β"Dan kamu terlalu banyak bermain game sampai lupa cara menggunakan logika dasar, Dikta. Mungkin itu sebabnya kamu menganggap uang adalah solusi dari semua kebodohanmu di kelas ini. Karena bagi kamu, segalanya adalah transaksi, bukan integritas."
[Belum direvisi, mohon maaf jika ada kesalahan]
Dom: Benedikta Gavy Mahendra
Sub: Sabiru Nala
29 Desember 2025