Family
9 cerita
Must goes on [END] oleh Hizsoxe
Hizsoxe
  • WpView
    Membaca 18,570
  • WpVote
    Vote 2,541
  • WpPart
    Bab 12
"Kenapa? Rumah kita luas. Rapi, bersih, nyaman juga. Apa kurangnya?" "Kalau jadi gue, lo pasti tau seberapa cacatnya rumah kita itu." ••••• Dulu semuanya hancur, begitupun dengan Kenzie. Lalu ketika semua membaik, dia masih tetap sama. Bahkan lebih parah. Dan dia terus hidup untuk menyangkalnya. Bahwa dia masih dan terus terluka.
Bukan Rumah yang Kurindukan oleh sebaitrasa
sebaitrasa
  • WpView
    Membaca 59,804
  • WpVote
    Vote 6,677
  • WpPart
    Bab 23
Mahameru dan Alludra itu dua orang yang sama-sama merindukan rumah. Namun, bukan rumah seperti ini yang mereka inginkan untuk pulang.
Just🌹Stories oleh Imajinati
Imajinati
  • WpView
    Membaca 731,743
  • WpVote
    Vote 72,877
  • WpPart
    Bab 137
**Jangan plagiat nyerempet copy paste** Tentang si bengek apes 'Clarion--Iyong'.
hope [END] oleh Hizsoxe
Hizsoxe
  • WpView
    Membaca 22,469
  • WpVote
    Vote 3,501
  • WpPart
    Bab 13
"Usus buntu? Kanker? Di otaknya ada tumor? Penyakit mematikan macam apa yang bikin musuh bebuyutan gue tobat di usia semuda ini? Astaga.. astaga.. apa dia bakal mati? Dua bulan? Dua minggu? Atau umurnya tinggal dua hari lagi? Astaga.. astaga..." Perubahan Anggasta Junior jelas menimbulkan trust issue dimana-mana. Tapi Ajun gak peduli. Dia hanya ingin menjadi manusia yang lebih baik untuk si pemberi warna dalam hidupnya, untuk Hope-nya tercinta. 'Hope.. abah kangen.'
Hujan Bulan Desember oleh sebaitrasa
sebaitrasa
  • WpView
    Membaca 98,802
  • WpVote
    Vote 10,476
  • WpPart
    Bab 21
Desember di tahun-tahun sebelumnya, setiap hujan turun bersama angin, akan selalu ada dua gelas teh dan susu hangat di meja. Ada suara berisik di dapur dari Mama yang sibuk memasak untuk mereka. Ada samar-samar suara tawa dari ruang tengah saat Papa menonton acara komedi di televisi. Desember di tahun-tahun sebelumnya, hujan yang dingin itu bahkan masih terasa hangat. Namun, Desember tahun itu, di antara rintik hujan yang jatuh dengan gaduh, di sela-sela angin yang datang memecah kabut, tiba-tiba segalanya berubah. Tidak ada satu pun gelas di meja. Tidak ada masakan Mama yang disiapkan untuk makan malam. Tidak ada televisi yang menyala. Dan tidak ada suara tawa Papa. Desember tahun itu, hujan turun lebih kencang. Terlalu kencang, hingga seisi rumahnya berantakan. _______ Cover by Dta_Graphic
Because, Daddy Say so [NCT dream ft. Johnny] oleh maliaailam_
maliaailam_
  • WpView
    Membaca 6,833,942
  • WpVote
    Vote 1,105,316
  • WpPart
    Bab 97
(selesai) Daddy Johnny + bubun = 7 anak setan.
let sleeping dogs lie [END] oleh Hizsoxe
Hizsoxe
  • WpView
    Membaca 18,459
  • WpVote
    Vote 2,895
  • WpPart
    Bab 11
"...bener kata mama. Ternyata masih sakit."
Just a little bit crazy [END] oleh Hizsoxe
Hizsoxe
  • WpView
    Membaca 17,593
  • WpVote
    Vote 2,277
  • WpPart
    Bab 10
Sesinting-sintingnya orang sinting di dunia masih lebih sinting lagi Dikta Praja. Dia itu gila! Begitu yang kerap orang-orang katakan tentangnya. Tak jarang mereka menebar sumpah serapah untuk pemuda yang kejam bin sadis itu. Istilahnya, selain gila Dikta juga heartless alias gak punya hati! Tanpa mereka tau, ada beban berat yang terus ia tanggung di pundaknya untuk kurun waktu yang lama. Ada jerit pahit yang menggema dibalik diamnya dia. Dan ada tangis tersembunyi dibalik wajah tengilnya yang khas. Dikta itu masihlah manusia biasa. Sesinting apapun dia, seberantakan apapun hidupnya. Ketahuilah ada hati yang meraung meminta pembebasan atas jiwa yang terjerat luka bertahun-tahun lamanya. ____
Hey! Lil Bro Here  oleh Noelldes
Noelldes
  • WpView
    Membaca 17,683
  • WpVote
    Vote 1,882
  • WpPart
    Bab 14
Setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertamanya, Niell memutuskan pergi ke kota Swift untuk melanjutkan pendidikannya Disana ia tinggal di kost Nice Day bersama empat mahasiswa yang kini banting setir menjadi babysitternya "Heh! Niell pulang nggak Lo! Dah magrib nih!" Bapak Yohan "nih karena kemarin Lo bilang nggak suka telor ceplok, hari ini gue buatin telor rebus" chef Gerry salut "ambil aja yang Lo suka, Abang tunggu di kasir" rich Keenan "kenapa cemberut hm? sini cerita sama Abang" Dylan shine "Lo nggak kenal gue? gue bos besar disini!" Boss Niell slow update! nggak suka? skip aja happy reading all