mineciz
Elaura Mirelia tumbuh sebagai anak pertama yang selalu diajarkan untuk mengalah. Di balik senyumnya yang hangat, ia menyimpan mimpi besar menjadi seorang dokter-mimpi yang perlahan dihancurkan oleh keadaan dan keluarganya sendiri. Ketika biaya menjadi alasan, Laura kembali diminta mengerti, diminta mengorbankan segalanya demi adiknya. Tapi untuk pertama kalinya, hatinya menolak.
"Aku juga anak Bunda... aku juga punya mimpi."
"Kalau kamu tetap keras kepala, mau dibayar pakai apa kuliah kamu?"
Kekecewaan itu berubah menjadi luka yang dalam, hingga Laura memilih pergi dan membangun hidupnya sendiri tanpa siapapun. Dari titik terendah, ia bangkit-bekerja, berjuang, dan membuktikan bahwa mimpinya bukan sesuatu yang bisa dipatahkan begitu saja. Namun saat akhirnya ia berhasil meraih apa yang dulu direnggut darinya, hidup justru membawanya pada jalan yang lebih rumit-tentang ambisi, pengorbanan, dan sebuah pilihan yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang bahkan tak ia kenali lagi.