lokomobilepic
- Reads 514
- Votes 86
- Parts 32
Di bawah bayang-bayang Gunung Wilis, cinta antara Baskara dan Lana adalah pecut yang menyambar sunyi, liar, terlarang, dan membakar batin. Sebagai pewaris tunggal grup jaranan, Baskara terpaksa mengenakan topeng kepatuhan di atas pelaminan yang hampa, sementara Lana memilih menjadi bayang-bayang yang menari di atas bara dukanya sendiri. Namun, ketika gending telah usai dan dunia terlelap, sebuah gubuk di tengah ladang bawang menjadi saksi bisu atas gairah yang menolak mati. Di sana, mereka melepas topeng sosial demi satu kejujuran yang menghancurkan: bahwa raga boleh menyerah pada adat, namun jiwa hanya milik sang kekasih.
"Sanggupkah sebuah rahasia bertahan abadi saat aroma melati pernikahan mulai bercampur dengan bau tanah yang basah?"