nandalia118's Reading List
2 stories
PAMIT (END) by Marronad
Marronad
  • WpView
    Reads 1,844,589
  • WpVote
    Votes 151,566
  • WpPart
    Parts 42
Mencoba meninggalkan perasaannya untuk Adrian setelah bersahabat belasan tahun, Rania bertemu dengan dokter galak yang berstatus duda, Bhanu. Namun, di saat keduanya semakin dekat, perjalanan Rania membuka hati untuk kisah yang baru ternyata tidak semulus itu. *** Bertahun-tahun cintanya bertepuk sebelah tangan dan disakiti berulang kali, Rania akhirnya memutuskan sudah saatnya dia menutup kisah dengan sahabatnya, Adrian. Ketidaksengajaan mempertemukan Rania dengan Bhanu, dokter tampan yang galak dan berstatus duda. Meski awalnya Bhanu tampak tidak begitu menyukai Rania, kedekatan Rania dengan Asilah, anak Bhanu, membuat Bhanu mulai peduli dengan apa yang terjadi pada Rania apalagi setelah melihat sikap Adrian pada Rania yang membuatnya geram. Ketika kehadiran Bhanu dan Asilah perlahan meredakan rasa sakit hatinya, apakah Rania bisa membuka hati untuk Bhanu meski perasaannya untuk Adrian telah tertanam dalam selama bertahun-tahun?
Bumi Milik Sana by killmill77
killmill77
  • WpView
    Reads 2,191,066
  • WpVote
    Votes 228,910
  • WpPart
    Parts 48
Sana dihukum setelah menghabiskan uang ratusan juta dalam waktu singkat, semua fasilitasnya dicabut dan hanya diberikan uang bulanan secukupnya. Kepepet membutuhkan uang tambahan, Sana menyetujui tawaran dosen killer-nya, Bhumi, untuk menjadi asisten. Namun, semakin lama, Sana semakin terlibat ke dalam kehidupan Bhumi, juga terlibat perasaan yang tidak bisa Sana hindari. *** Sanalia Afiyah Anugerah dihukum dan hanya diberikan uang jajan bulanan secukupnya setelah menghabiskan ratusan juta dalam dua hari. Terbiasa dengan fasilitas yang diberikan papanya, Sana kalang-kabut dan kehabisan uang jajan dalam waktu kurang dari seminggu. Sewaktu kepepet, Sana tidak sengaja bertemu dengan Bhumi--dosen galak yang membuatnya tidak lulus di satu mata kuliah--saat ingin meminta uang jajan tambahan pada omnya. Bhumi pun menawarkan solusi untuk Sana, menjadi asistennya dan mendapatkan gaji setiap bulan. Sana menerima tawaran Bhumi meski gajinya tidak banyak, paling tidak Sana tidak lagi harus mengirit uang jajan selain sering dapat makan siang gratis. Namun, semakin lama menjadi asisten Bhumi, Sana semakin terlibat ke dalam kehidupan dosennya itu, mengenai Bhumi yang ternyata dekat dengan papanya, Bhumi yang adalah duda anak satu, dan perasaan Sana untuk Bhumi yang tidak bisa dia hindari.