enzvi
4 stories
Set-Off by enzvi_
enzvi_
  • WpView
    Reads 457,497
  • WpVote
    Votes 4,016
  • WpPart
    Parts 1
"To the point saja." Haru menutup buku menunya, menatap Adira intens. "Aku setuju dengan perjodohan ini, tapi aku tidak bisa janji dengan satu hal, yaitu cinta." "Kebetulan." Adira juga menutup buku menunya. "Saya juga nggak butuh itu." --- Adira adalah perempuan yang sukses dalam karir dan pendidikannya. Anaknya dikenal tidak neko-neko dan tidak banyak gaya, tahu-tahu sukses aja. Tipe anak yang menjadi standar, yang membuat anak-anak tetangga merasa resah lagi tertekan. Haru adalah laki-laki tampan dari keluarga yang mapan. Tidak seperti laki-laki tampan pada umumnya yang menjelma menjadi buaya di luar rumah, Haru tidak banyak gaya dan lebih memilih menghabiskan waktu luangnya dengan bermain game. Di sinilah masalahnya. Kedua orang itu tidak ada ketertarikan pada hubungan asmara. Maraknya pelangi-pelangi tanpa hujan membuat kedua orang tua anak itu gelisah. Karena itu sampailah mereka pada sebuah kesepakatan. Yaitu perjodohan. ---
Angan : Masa Muda by enzvi_
enzvi_
  • WpView
    Reads 1,877,346
  • WpVote
    Votes 184,950
  • WpPart
    Parts 39
[UPDATE SETIAP JUMAT MALAM] She fell first, but he fell harder. Tentang Chitra yang menghabiskan masa mudanya dengan mengejar-ngejar Angan. Cowok populer di sekolahnya yang menjadi incaran banyak cewek. Angan benar-benar sempurna. Pintar, ganteng, tapi dia terlalu dingin sampai orang-orang tidak bisa menggapainya. Hanya Chitra yang bertahan. Ya, hanya Chitra yang bertahan seorang diri. Ketika hubungan itu dibangun oleh dua orang, Chitra membangunnya sendiri. --- "Chit?" "Hm?" "Tentang perasaan lo, apa itu masih ada?" "Apa? Mau ditolak lagi?" Angan tidak menjawab, laki-laki itu hanya menarik senyum miring di wajahnya.
Alter : Life goes on  by enzvi_
enzvi_
  • WpView
    Reads 334,288
  • WpVote
    Votes 2,053
  • WpPart
    Parts 1
[UPDATE SETIAP HARI JUMAT] "Aku akan memperbaiki semuanya," kata Bima. Terdengar seperti orang tua yang menghilangkan tangis sang anak dengan memenuhi keinginannya. Kirana menghentikan langkahnya, dia menoleh dan bertemu pandang dengan Bima. "Nggak perlu. Aku sudah membicarakannya dengan anak-anak. Mereka semua mendukung keputusan aku. Kalau dirasa anak-anak butuh sosok seorang ayah, datangilah mereka sesekali dan dengarkan keluh kesahnya." "..." "Kalau begitu aku pamit, mas. Terimakasih untuk delapan belas tahunnya."
Kisah Jackson: Datang dan Hilang (END) by enzvi_
enzvi_
  • WpView
    Reads 2,018
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 4
"Ketika separuh hati datang dan separuh lainnya hilang" ---Jackson--- Jackson menatap ke arah jendela, terlihat cahaya jingga dari sana. lelaki itu menghela napas, "Ada apa, Na?" tanya Jackson. Namun perempuan yang ditanya hanya bergeming dengan perasaan yang campur aduk. "Ungkapan perasaan, kah?" tebak Jackson, kembali menatap Nana. Takut-takut. terlihat perempuan itu mengangguk pelan. "Ya udah cepat katakan."