Nina_elBach
- Reads 841
- Votes 260
- Parts 30
Eshal harus kembali memoar luka saat menerima kenyataan bahwa sang ayah telah kembali ke pangkuan Ilahi. Di saat duka itu belum sepenuhnya sembuh, lagi, hatinya harus diliputi rasa takut akan kehilangan. Anggara, laki-laki yang selama ini sudah mengisi hatinya begitu dalam, harus ia relakan untuk datang dan pergi sesuka hati.
Perjalanan Eshal sungguh tak mudah. Akan tetapi, selalu ada harapan saat langit gelap. Ia selalu percaya dengan nasihat ayahnya. Selama detak jantung dan detik waktu yang berlalu masih berjalan, selalu ada harapan untuk melanjutkan hidup.
Mampukah Eshal melewati semuanya? adakah kebahagiaan yang bisa ia dapat setelahnya?
adakah seseorang yang bisa membawa Eshal pada kebahagiaan yang abadi?