sflwrinn
- Reads 6,104
- Votes 1,963
- Parts 35
Kisah ini bukan hanya sekedar cerita fiksi, tapi potongan kisah nyata tentang persahabatan, cinta, dan luka mental yang benar-benar ada.
Dan mungkin lebih dekat dengan hidupmu dari yang kamu kira.
Tentang mereka, sekumpulan jiwa retak yang membalut luka dengan komedi, mengira bahwa selama mereka masih bisa bercanda, dunia tidak akan pernah melihat kehancuran di dalamnya.
Namun, sebuah garis batas bernama Tujuh Belas telah menunggu di persimpangan, sebuah angka yang bukan lagi tanda kedewasaan, melainkan lonceng kematian bagi topeng yang mereka kenakan.
Saat tawa tak lagi mampu menambal retakan, siapakah yang akan tetap berdiri ketika segalanya hancur tepat di titik yang mereka sebut sebagai masa depan?