tiararahayu070801
Cerita ini tentang Ara, seorang mahasiswi yang memilih bertahan dengan sabar menghadapi pacarnya, Raka. Raka bukan cowo jahat, tapi rasa cintanya dibungkus kecemburuan ekstrem dan sikap overprotektif. Dia selalu memantau, melarang, dan cemas berlebihan karena takut kehilangan Ara.
Ara mencintai Raka, tapi dia juga mencintai dirinya sendiri. Kesabarannya bukan bentuk pasrah. Itu strateginya untuk tetap tenang, menetapkan batasan, dan pelan-pelan menyadarkan Raka bahwa "cinta yang sehat itu percaya, bukan memenjarakan". Klimaksnya terjadi saat Ara akhirnya tegas bilang: "Aku sabar bukan karena lemah. Aku sabar sambil nunggu kamu belajar bedain sayang sama ngiket."
Ini cerita tentang keberanian menata batas di tengah cinta, dan tentang seseorang yang akhirnya memilih untuk menghargai kebebasan pasangannya daripada memuaskan rasa takutnya sendiri.
---
ini adalah cerita pertama ku jangan jadi pembaca gelap, jangan lupa vote dan komen kalau mau baca cerita selanjutnya
DAN KU PERTEGAS CERITA INI TIDAK UNTUK DI COPY PASTE UNTUK SIAPAPUN YANG MAU COPY CERITA KU