Short story.
19 histórias
Manusia di Balik Kaca Jendela de havelunch
havelunch
  • WpView
    Leituras 58,009
  • WpVote
    Votos 10,967
  • WpPart
    Capítulos 7
Tahu kau hal apa yang paling tidak adil di dunia ini? Ya, itu dia. Tuhan menulis naskah komedi. Setiap orang adalah pemeran utama bagi dunianya sendiri: meronta, membuat orang lain tertawa. [KUMPULAN CERPEN] ©2017
Sampah #8: Kaus Kaki si Mbah de kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Leituras 3,602
  • WpVote
    Votos 707
  • WpPart
    Capítulos 1
Penitipan mbah baru sudah berarti berita buruk. Bukan buat badan pelayanan, tapi buat si mbah dan keluarganya. Kami hanya bisa menerima mbah yang bermasalah; entah hidup sebatang kara, keluarga tidak punya uang untuk mengurus, penderita psikotik ringan, atau mbah-mbah kurang beruntung yang keluarganya 'tidak sanggup' mengurus. Alasannya bermacam-macam, mbahnya egois lah, tidak bisa diatur lah, anak dan menantu mengancam cerai kalau mbah ada di rumah lah, sampai alasan yang kadang terkesan mengarang-ngarang. Aku pun bergegas menghampiri tamu itu. Benar saja, sudah ada seorang pria paruh baya dengan kemeja rapi duduk bersama seorang mbah di kursi terpisah. Aku perhatikan mereka berdua. Tidak tampak gambaran yang memunculkan kesan kurang mampu. Si mbah mengenakan kacamata, kulitnya cerah, bajunya bagus. Batik, celana kain, bahkan kakinya dibungkus kaus kaki meski menggunakan sandal jepit. "Selamat pagi, Pak. Perkenalkan saya Kasongan. Nama Bapak siapa, nggih?" [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #8]
Sampah #4: Plastik Kresek de kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Leituras 6,497
  • WpVote
    Votos 1,449
  • WpPart
    Capítulos 1
Lautan semakin aneh. Tempat tinggal terakhirku bahkan berubah, memaksaku untuk pindah. Tidak ada lagi ikan kecil di sana dan koral-koralnya kehilangan warna. Belum lama aku mendengar kalau ada penyu yang tidak bisa pulang. Dia bilang pantainya hilang, berubah jadi batu raksasa berwarna abu-abu. Meski pantaiku masih seperti dulu, kalau berenang ke arah pantai, aku juga selalu menemukan benda asing. Namun yang paling aneh memang ubur-ubur. Ubur-ubur semakin banyak. Tapi ubur-ubur membuat teman-temanku sakit perut. Kasihan Nyunyu. Aku jadi sedih. Apakah laut sedang menghukum kami? [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #4]
Moka & Vanilla [1/1End] de penggilacoklat
penggilacoklat
  • WpView
    Leituras 3,972
  • WpVote
    Votos 384
  • WpPart
    Capítulos 2
Teruntuk, Vanilla. Dalam surat ini, ada rahasia yang ingin aku katakan padamu. Sebuah rahasia yang selama ini sengaja ku sembunyikan agar pertemanan kita tetap terjalin selamanya. Kenyataannya, rahasia itu tidak bisa aku sembunyikan lebih lama lagi. Kamu harus tau. Baiklah, aku harap kamu siap menerima kenyataan yang sebenarnya. Setelah ini, kamu boleh memilih. Kamu boleh menjauh atau tetap menjadi temanku. Terserah, itu pilihan mu. Aku tak memaksa.
Sajadah Sombong dan Seperangkat Kisah-Kisah Lainnya de someonefromthesky
someonefromthesky
  • WpView
    Leituras 43,453
  • WpVote
    Votos 7,923
  • WpPart
    Capítulos 12
Saat tabungannya habis, Pak Ade berusaha berpikiran positif: Tuhan itu Maha Adil. Ayam yang tidak bekerja saja bisa hidup dan tidak mati kelaparan, apalagi manusia. Namun benarkah begitu?
Sepucuk Surat dari Ayah de alfiranata
alfiranata
  • WpView
    Leituras 7,646
  • WpVote
    Votos 1,192
  • WpPart
    Capítulos 3
Sejak Nur menerima amplop cokelat titipan ayahnya, perempuan itu tahu bahwa akan ada banyak hal yang berubah dalam hidupnya. Tapi tidak dengan perasaannya. - Gambar: Pinterest
Amplop Lebaran de abykusdinar
abykusdinar
  • WpView
    Leituras 9,220
  • WpVote
    Votos 653
  • WpPart
    Capítulos 15
Papaku sering bilang, orang paling menyedihkan di dunia ini adalah orang yang bisa memberikan cinta berlimpah kepada orang lain namun memilih untuk tidak melakukannya.
di beranda de fluoresens
fluoresens
  • WpView
    Leituras 3,881
  • WpVote
    Votos 512
  • WpPart
    Capítulos 2
[2/2] Aroma-aroma itu mendekapku, tidak seerat kawan lama yang kembali berjumpa, tapi cukup untuk menebarkan perasaan dimiliki dan berpulang. Aman, nyaman, pulang. ❝Aku pulang.❞ © 2020 all rights reserved by fluoresens. [photo cover belongs to its rightful owner.]
subuh tadi, gagak beri kabar kalau dia sudah mati de micassaaa
micassaaa
  • WpView
    Leituras 3,093
  • WpVote
    Votos 416
  • WpPart
    Capítulos 6
[kumpulan cerpen] mungkin saja kalut sudah buat dia buta dan tuli akan mata-mata dan mulut-mulut penggunjing yang tak pernah bisu. karena subuh tadi, kesepian mengajaknya untuk mati betulan.