Ny_kyungsoo17's Reading List
171 stories
Right One by hourlyserena
hourlyserena
  • WpView
    Reads 8,855,800
  • WpVote
    Votes 252,998
  • WpPart
    Parts 24
[terbit/part wattpad masih lengkap] Karena trauma soal keluarga, Anin memutuskan untuk menjalani hidup monoton tanpa menambahkan bumbu asmara di dalamnya. Bangun pagi, kerja, hahahihi bareng temen, lalu pulang buat istirahat. Siklus yang Anin harapkan selalu seperti itu sampai dia tutup usia. Tapi sayangnya Anin melakukan kesalahan fatal hingga mengharuskannya terlibat dengan banyak hal merepotkan. Oke, tenang. Sekarang yang harus dia lakukan: kabur sejauh mungkin dari Bianaka Geraldi Candala itu. [DISCLAMER: PURE 100% FICTION❗️the character and the faceclaim are not related] ©2024, hourlyserena
Beautiful Scars by rsptkasih
rsptkasih
  • WpView
    Reads 7,051
  • WpVote
    Votes 1,347
  • WpPart
    Parts 16
[Update di wattpad] Cinta itu mudah, tenang, dan tidak membuat bingung. Navia percaya pada hal-hal seperti itu. Berharap hidup bak negeri dongeng yang memberinya ending bahagia dan tenang. Tidak ada yang salah dengan impiannya meski terdengar naif. Navia tetap percaya Tuhan akan menghadirkan seseorang untuknya di dunia yang penuh sesak ini. Namun, sayangnya, yang datang pun penuh dengan luka. Start: 04 Juni 2026 End: -
RUJUK by jenggendis
jenggendis
  • WpView
    Reads 3,563,750
  • WpVote
    Votes 285,577
  • WpPart
    Parts 47
Raras memiliki lima kesalahan dalam hidupnya. Pertama, ia menikah dengan Jiwangga. Kedua, ia menceraikannya. Ketiga, ia kabur ke Jerman. Keempat, menyembunyikan anak mereka. Terakhir, Raras bekerja di rumah sakit yang sama dengan mantan suaminya. Lima tahun sudah berlalu. Jiwangga yang dulu Raras kenal sebagai pria kalem nan rendah hati berubah menjadi orang yang angkuh dan jauh dari kata sopan santun. Jiwangga dan Raras kembali bertemu setelah kegagalan pernikahan mereka. Saling melemparkan kebencian dan keinginan untuk memiliki sekali lagi. © jenggendis
Backstreet: Life After Breaking Up by coochocinoou
coochocinoou
  • WpView
    Reads 150,280
  • WpVote
    Votes 8,724
  • WpPart
    Parts 19
"Let's break up, Mas." Kepalanya yang tadinya menunduk, kini menatap lurus ke arahku dengan kedua bola mata yang berkaca-kaca. Entah sedang menahan tangis atau menelan rasa penyesalan. "Mungkin Mas emang nggak selingkuh," aku menjeda kalimatku sebentar. "Atau lebih tepatnya belum sempat selingkuh karena terlanjur ketahuan." Dia berusaha menyanggah argumen yang aku berikan, tetapi urung melakukannya karena aku mengangkat tanganku untuk memintanya berhenti. "Tapi sayangnya keduanya gak ada bedanya, Mas." Mati-matian aku menahan air mata yang ingin keluar, tidak sudi untuk menunjukkan kesedihanku pada laki-laki yang terlampau baik ini. "Entah Mas melakukannya atas dasar kebaikan sesama manusia atau perasaan lain yang belum selesai, aku tetap tidak akan mentolerirnya." "Just because you love me, doesn't mean I feel loved by you." "Just because you want to be a good person, doesn't mean you can treat everyone the same." Aku mengambil napas dalam dan menghembuskannya perlahan. "Karena dalam prinsipku ada batas yang jelas antara pacar dan mantan pacar atau teman."
Sweetest Venom by jongchansshi
jongchansshi
  • WpView
    Reads 1,447,125
  • WpVote
    Votes 148,700
  • WpPart
    Parts 44
Warning : Jangan dibajak. JANGAN DIBAJAK. Tolong jadilah pembaca yang bijak. *** "Do you remember the warning I gave you the last time we met?" "That you'd kill me if I ever dared to show up in front of you again." *** Pradinia Winesa meninggalkan bayinya enam tahun lalu, pindah ke Australia, memulai karir di sana, dan menikmati kehidupan selayaknya lajang tanpa tanggung jawab. Dia sama sekali bukan ibu yang baik. Lalu, kejadian konyol membuatnya menemui bayi yang kini tumbuh menjadi bocah enam tahun yang manis dan menggemaskan. Mendengar bocah itu memanggilnya 'mama', sebuah ambisi baru muncul dalam dirinya; dia ingin terus bersama anak ini, artinya dia harus merebutnya dari sang mantan suami yang telah mengurus anak mereka dari bayi. Terdengar brengsek sekali, bukan? Dan merebut apa yang menjadi milik Riviero Satya Dirjawan sama saja cari mati. *** Cover by Melonijo
Red-Start by Adharamajor
Adharamajor
  • WpView
    Reads 1,539,755
  • WpVote
    Votes 83,177
  • WpPart
    Parts 57
"Aku gak mungkin hamil, dan kamu gak perlu bertanggung jawab." Itu yang Kaluna ucapkan setelah satu malam yang seharusnya tidak pernah terjadi dengan Mahendra. Bukan karena mereka pacaran, bukan juga karena mereka saling suka sejak awal, tapi karena Mahendra- PMnya di site tambang sudah memiliki tunangan. Di mata orang lain, Kaluna cuma site engineer yang keras kepala dan selalu ribut sama PM-nya, sedangkan Mahendra hanya seorang atasan kaku yang terlalu ambisius soal target produksi. Tidak ada yang tahu apa yang pernah mereka lalui. Tidak ada yang tahu kenapa sekarang keduanya jadi makin sering bersitegang dan makin susah untuk saling menghindar. Saat konflik kerjaan dan perasaan mulai campur aduk, Kaluna harus memilih: tetap profesional, atau jujur pada perasaan yang semakin susah untuk ditekan? dan Bagaimana dengan Mahen? kembali ke tunangannya atau berani bertahan untuk Kaluna yang tak pernah dia rencanakan untuk jatuh cinta padanya?
Nyonya Bhagawan: Milikku, Satu dan Selamanya by KomaraTan
KomaraTan
  • WpView
    Reads 2,786,756
  • WpVote
    Votes 134,463
  • WpPart
    Parts 51
Apa jadinya bila Almira Pradista Pertiwi, perempuan dua puluh empat tahun menikah karena dijodohkan dengan duda kaya raya beranak dua, berumur empat puluh tahun? Jika ada yang bertanya, mengapa bisa? Anjani, sang kakak, terlibat utang yang cukup besar kepada rentenir, membuat Almira yang baru pulang dari perantauan harus menanggung kekacauan yang diperbuat kakaknya. Bapak yang notabennya sangat menyayangi Anjani lebih dari apapun, dengan tega menjual Almira kepada atasan dari atasan tempat Bapak bekerja, demi melunasi utang sang putri kesayangan. Bapak berkata, jalan satu-satunya utang bisa terlunasi adalah dengan menikahkan Almira, sang bungsu dengan bos besarnya yang sangat siap, membantu mereka melunasi utang yang mencekik. • • • •________ " ... Jangan anggap aku sebagai pembelimu, tuanmu atau sebutan buruk apapun itu, Almira. Aku suamimu, kamu berhak meminta, menolak bahkan marah sekalipun kepadaku. Kamu milikku, begitupun aku, kamu pemilikku."
Morning, Kila by cloudnara
cloudnara
  • WpView
    Reads 505,877
  • WpVote
    Votes 63,014
  • WpPart
    Parts 35
Kila paling sebal kalau bertemu Loka, kepala divisi marketing, yang membuatnya selalu memiliki drama tiap kali bertemu dengan laki-laki satu itu. Makanya, kalimat yang paling dia benci di dunia adalah: "Morning, Kila.." Sebisa mungkin dia berusaha menghindar dari Loka yang sok ramah padanya. Padahal semua orang mengenal pasti Kila sebagai editor paling anti sosial yang pernah ada di divisi redaksi. Hidupnya terlalu lurus sampai betah jomblo 28 tahun dan tidak pernah ada laki-laki yang berani mendekatinya. "Pak Loka, saya peringatkan sekali lagi. Jangan pernah berhubungan dengan saya selain untuk kerjaan. And please stop saying good morning to me." Loka tertawa renyah, sebelum mengecup kening Kila di depan pintu apartemen cewek itu. "From now on, i'll say good night, then." ***
WEDDING BRUNCH [COMPLETED] by Kaggrenn
Kaggrenn
  • WpView
    Reads 3,098,883
  • WpVote
    Votes 292,703
  • WpPart
    Parts 68
"Daripada galau tiap hari, kenapa nggak nikah sama gue aja? You know me. I'm a good man. Cowok kampret takut komitmen gitu buat apa dipertahanin?" -Sebuah pertanyaan yang (tidak seharusnya) dicetuskan ========== On going: 15 Nov 2020-18 Jan 2021 Originals: 21 April 2021 Repost: 27 Agustus 2023-?
ADVOKASI  by badatearth
badatearth
  • WpView
    Reads 1,442,961
  • WpVote
    Votes 85,819
  • WpPart
    Parts 50
Shana begitu ia akrab disapa. Si paling advokasi begitu julukannya. Bagaimana tidak, ini tahun keduanya menjabat sebagai staff bidang Advokasi di Himpunan. Walau hanya seorang staff, kinerja Shana tidak perlu diragukan lagi. Sampai keluar julukan 'Si paling advokasi' dari teman-temannya. Jika ada satu orang yang selalu dia hadapi, maka orang itu adalah Bhakti Aryaseno. Dua tahun sebagai staff advokasi, sudah entah berapa banyak aduan yang masuk dari mahasiswa terkait beliau. Entah sudah berapa kali pihak jurusan memfasilitasi advokasi untuk mengadakan audiensi dengan yang bersangkutan. Hasilnya nihil. Karena bulan-bulan berikutnya kembali masuk aduan untuk nama yang sama. Di suatu waktu, semesta seolah becanda kepadanya setelah surat tugas pembimbing skripsi terbit. Dia menemukan nama Bhakti Aryaseno muncul menjadi pembimbing I nya. Apalagi Shana menemukan seringai beliau ketika pertama kali dia menghadap. Haruskah dia menyerah saja?