.
3 stories
Shitometri Love [Juara Kedua] by Dae_Mahanta
Dae_Mahanta
  • WpView
    Reads 3,162,951
  • WpVote
    Votes 361,627
  • WpPart
    Parts 74
[Boys Love] "Anjiir ... gila si nolep ini, nggak cuma cewek atau cowok doang yang naksir, setan juga naksir," Gue Yudhayaksa Rahagi, Cowok nolep kalau kata temen fujo akut gue si Ayu, tapi kata nyokap gue ganteng, kok! Meski kaca mata gue tebel, tapi gue percaya nyokap, lagian juga ada buktinya, hidung gue tinggi, alis gue tebel, tinggi badan gue juga nyentuh 180 cm nggak kalah sama bintang lapangan basket yang digilai cewek-cewek. "Yudha ... kalau lu belok, lu jadi uke apa seme? Badan lu bagus, cocok jadi seme, tapi lu kadang ngang-ngong, bego dan soft juga ke gue, cocok jadi uke," "Lu udah gue jual ke kolektor batu akik, biar kening lu mengkilap," "Setan aja gencer banget ngegoda gue, masa lu diem-diem bae?" "Mau jadi pacar gue?" "Nggak dulu, lu mirip tokek polkadot yang nempel di tembok kantin,"
Spectrum of love by fipacy
fipacy
  • WpView
    Reads 879,377
  • WpVote
    Votes 88,345
  • WpPart
    Parts 67
[BL STORY] Ben Jordan & Genang Arfito. WARNING: Mengandung kata-kata kasar.
Tulisan Sastra✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 16,262,113
  • WpVote
    Votes 1,774,770
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.