rozscheberry
- Reads 916
- Votes 45
- Parts 12
Sejak kecil, Ethan dan Miya selalu bermusuhan. Setiap pertemuan keluarga selalu diwarnai pertengkaran dan perebutan mainan. Meskipun permusuhan mereka tak pernah padam, keluarga mereka justru sangat akrab, membuat Ethan dan Miya seringkali tak punya pilihan selain bertemu. Namun, ketika Miya berusia 10 tahun, keluarganya memutuskan untuk pindah ke New York, memutuskan kontak fisik antara keduanya. Apakah jarak akan mengakhiri permusuhan mereka, atau justru menguatkannya? Meskipun tidak pernah bertemu lagi secara langsung, orang tua mereka tetap terhubung. Miya dan Ethan pun terkadang mengetahui kabar satu sama lain meski melalui orang tua mereka
Waktu berlalu, Ethan tumbuh menjadi pria dewasa yang dikelilingi banyak pengagum wanita di kampusnya, Gonghee University. Ethan juga memiliki koneksi luas, sering terlibat dalam balap liar, pesta alkohol, dan bahkan adu jotos. Kehidupannya penuh gejolak dan jauh dari kesan tenang
Kini, Miya berusia 20 tahun dan telah memasuki semester empat perkuliahannya di New York. Tiba-tiba, orang tuanya memutuskan untuk kembali ke Korea secara permanen. Ayah Miya bahkan mendirikan perusahaan baru di sana, menjadikannya induk perusahaan alih-alih yang di New York. Miya awalnya menolak keras, kembali ke Korea berarti Miya harus meninggalkan kehidupannya yang nyaman di New York. Mengapa orang tuanya tiba-tiba ingin kembali setelah sekian lama? Apa yang membuat ayah Miya mengambil keputusan bisnis sebesar itu? Dan yang lebih penting, menghadapi kemungkinan bertemu kembali dengan musuh bebuyutannya, Ethan. Apakah kepindahan ini akan kembali menyulut api permusuhan lama, atau justru membuka lembaran baru bagi mereka?