Saya menawarkan 3 pilihan sama kamu :
1. Kamu mau masuk penjara dan
orang tua kamu di Yogya tahu.
2. Kamu bayar semua kerusakkan
mobil mewah saya, biaya rumah
sakit dan kerugian moril saya
sebesar 200 juta sekarang juga.
Atau...
3. Kamu tanda tangani surat
perjanjian ini, kamu tinggal di
rumah saya. Kita akan 1 kamar.
Kamu akan menemani saya tidur.
dimana pun, kapan pun, jam
berapa pun dalam posisi apapun.
Surat perjanjiannya tanpa batas
waktu.
Tadi kamu bilang mau melakukan apa saja untuk adik kamu kan, cantik?
I...iya pak.
Kalau begitu saya menginginkan tubuh kamu. Saya ingin kamu tidur bersama saya selama 1 hari 1 malam.
Apa?
Ucap Reva.
Tapi saya tidak mau berzina.
Nikahi saya hanya secara agama, tiduri saya, lalu jatuhkan talak 3 kepada saya setelah 24 jam saya bersama bapak.
Apa?
Ucap Fras.
Sial...
Sial...
Kenapa tadi malam aku harus mabuk dan making love sama pembantu ku sendiri sih...
Ya tuhan... kenapa penyakit tidur berjalanku tadi malam harus kambuh? Kenapa aku harus tidur dan berjalan ke kamarnya pak Rico? Kenapa aku tidak berjalan ke tempat yang lain saja? Kenapa tadi malam aku harus melakukan hubungan sex?
Perempuan yang kabur dari rumah karena tidak terima kalau dia sudah dinikahkan oleh kedua orang tuanya,dia sangat-sangat terobsesi dengan KTP, bahkan dia rela menjadi seorang ART.
Ma, pa, dia siapa sih? Apa dia rekan bisnis papa? Apa dia keluarga kita? Dia bukan jodoh yang mama dan papa pilihkan untuk Fricil kan? Fricil nggak mau dijodohin apalagi nikah sama om-om.
Ucap Fricil ketus.
Jadi ternyata benar dia trouble maker.
Ucap Attar berbicara sendiri di dalam hati.
Wah...Cincin!!!
Cincin ini bagus banget, ini emas putih atau imitasi ya? Nggak mungkin ini emas, kalau beneran ini emas orang gila mana yang buang cincin sebagus ini di samping tong sampah.
Itu kan cincin yang gue buang tadi, kenapa bisa ada sama dia? Kenapa dia bilang cincin itu bukan yang asli tapi palsu? Apa dia bodoh, tidak bisa membedakan mana yang asli dan yang palsu? Tapi apa yang dilakukannya di toilet pria?
Selamat ya udah jadi yang terbaik di sekolah kita. Selamat udah dapat rangking pertama lagi. Selamat loe udah menghancurkan mimpi gue untuk mendapatkan rangking pertama di kelas 3 SMU ini. Semoga kita nggak pernah bertemu lagi. Gue nggak mau lagi satu Universitas, satu jurusan dan satu kelas sama loe.
Ucap Aira ketus sambil menghapus air matanya dan berlalu dari hadapan Attila. Attila speecless mendengar semua ucapan Aira.