"Kalo begini terus. Besok mau jadi apa kalian?!" bentak Pak. Eko pada lima siswa yang berjejer rapi di depan kamar mandi perempuan
"Saya mau jadi polisi Pak" jawab Zidan
"Mau jadi pengusaha" jawab Rezi santai
"Mau jadi pengacara" jawab Gilbran
"Mau jadi dokter" jawab Iko
"Mau jadi ulama Pak" jawab Galang kalem
"Terserah! Bapak mau untung seminggu kedepan ga ada laporan tentang kalian lagi!" Pak. Eko meninggalkan mereka berlima di depan kamar mandi perempuan
HAI BALIK KE CERITA BARU GUE
SEMOGA YANG INI BISA TAMAT (AAMIIN)
SEMOGA KALIAN SUKA JANGAN LUPA FOLLOW GUE DAN VOTE TIAP CHAP NYA!
[CUMA CERITA KECIL TAPI JANGAN DI PLAGIAT YE]
[FOLLOW GUE]
Kita tidak akan pernah tau jalan yang akan membentang di depan sana, rintangan apa yang sedang menunggu kita dan titik lelah yang bagaimana yang telah siap bertempur dengan kita
Yang bisa kita lakukan adalah terus berjalan. Hingga kita menemukan tempat untuk berpulang
-UNKNOWN ROAD☀
[FOLLOW PENULIS JIKA MENYUKAI CERITANYA]
[VOTE CERITANYA]
[JANGAN PLAGIAT KARENA INI TERDAPAT UNSUR KISAH NYATA]
"Se-ekor harimau tidak perlu berkoar-koar jika dia adalah raja hutan. Diamnya harimau membuat hewan lain segan" Folia menatap Tigris lurus
"Kalo lo masih berkoar seakan lo penguasa, lo ga ada bedanya sama canis lupus" Folia tersenyum simpul sebelum meninggalkan Tigris yang tak beranjak se-centi menatap punggung itu yang kian menjauh
Ini kisah antara Putri Rosa Centifolia dan Panthera King Tigris. Harimau sang penguasa dengan bunga cantik yang tak sembarang orang bisa memilikinya bahkan menyentuhnya