nesiaa_13
- reads 403
- Stemmen 24
- Delen 2
Seberapa sakitnya itu?
Sangat sakit, sampai kau takkan pernah ingin membayangkan menjadi diriku bahkan sekalipun.
Tuan, kita tak sampai ke tujuan, pada pernikahan sederhana yang kita usahakan.
Tuan, saya sudah ikhlas tuan akan kepergianmu tetapi, bolehkah saya menceritakan kisah kita yang sudah berakhir puluhan tahun yang lalu? Sebab saya tidak ingin tuan hilang ditelan oleh waktu.
~Ranjani Jelita, 1975
Bahkan sampai rambut memutih Ranjani masih mengingat jelas bagaimana rupa pria muda itu dahulu, pria yang begitu mencintainya.
~Historical~
Cerita ini terinspirasi dari kisah hidup salah satu Pahlawan Revolusi Indonesia termuda, Pierre Andries Tendean, dan dipersembahkan sebagai bentuk hormat kepada beliau yang mengorbankan jiwa demi Indonesia.
(Cerita ini dipublish ulang kembali setelah diunpublish beberapa bulan)