Afzal-Asya
3 historias
Astaghfirullah, Asya! por iceayrain
iceayrain
  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
Asya tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah sejak ia berada di sebuah pondok pesantren, terutama setelah bertemu dengan seorang Gus yang galak, cuek, dan selalu menatap seolah dirinya adalah sumber masalah di dunia. Sangat berbanding balik dengan Asya yang pecicilan, asal ceplos, dan sering bertindak sebelum berpikir panjang. Ketika disatukan, tak ada yang mengalah, tak ada yang kalah. Dan semua masalah berawal dari sini. ππ "Percobaan kabur ke-29, satu kali lagi dapat penghargaan." "Yaudah, Asya nyoba kabur sekali lagi biar dapet penghargaan." "Apa penghargaannya? Sabun cuci piring? Atau piringnya?" "Astaghfirullah, Asya!" happy reading🌷 cover: pinterest since: 7 Maret 2026
ASTAGHFIRULLAH, GUS AFZAL!  por iceayrain
iceayrain
  • WpView
    LECTURAS 325,121
  • WpVote
    Votos 21,064
  • WpPart
    Partes 43
"Saya hanya gadis biasa yang gemar menulis, gus. Jadi, maaf jika saya hanya bisa mengabadikan sosok gus Afzal dalam sebuah tulisan." *** Nazillasya Az-Zahra. gadis biasa yang sangat suka dengan sastra. gadis dengan banyak rahasia dibalik senyumnya. salah satu cita-citanya adalah, menjadi penulis yang bisa mengabadikan banyak peristiwa dalam karyanya. menjadi seorang santriwati, tentu sedikit menganggu hobinya. namun, itu tidak menjadi alasan untuk Ia berhenti menulis. Athallah Afzal Al-Hafidz. putra sulung dari salah satu Kiyai besar pemilik Pondok Pesantren As-Syifa. lelaki bersifat dingin, cuek, dan tegas. seorang gus, yang diam-diam mengagumi salah satu santrinya. *** "Terimakasih sudah mengabadikan saya dan cinta saya, di sebuah karyamu, Nazilla."