aksara
8 stories
LINGER (Completed) by raemanuellaa
raemanuellaa
  • WpView
    Reads 1,831,465
  • WpVote
    Votes 117,473
  • WpPart
    Parts 40
"Melepas kamu nggak semudah membenci kamu, Kinira." Jeshiro mencintai Kinira; Seperti air yang selalu kembali ke lautan. Seperti buah yang selalu kembali ke tanah. Seperti matahari yang selalu terbit dari timur. Jeshiro, adalah rasa yang selalu kembali pada satu raga.
Budak Sajak by BudakSajak
BudakSajak
  • WpView
    Reads 524,584
  • WpVote
    Votes 15,373
  • WpPart
    Parts 60
Berbahagialah, aksara akan selalu menemani walau perasaan sudah tidak tertata lagi.
FILO-SOFI (Tamat) by nathasyaaagmy
nathasyaaagmy
  • WpView
    Reads 2,195
  • WpVote
    Votes 534
  • WpPart
    Parts 44
----- Lagi-lagi dijebak, Jari-jari (sok) puitikku tertembak, Terusik, berteriak. Oleh isi kepalamu yang meminta ditelusuri, Oleh gaya bahasamu yang tiada pernah membosankan, Oleh dentuman suaramu yang selalu menyenangkan. Bulan saja bosan, Apalagi merpati yang mahir berpesan, Moga-moga kita akan selalu berkawan, Tuan Pram yang sepi, dan Nona Ara yang tersakiti. ----- Sajaknya sudah selesai, kumasukkan lembarnya dalam kotak pos. Surat yang tiada tahu sampai atau tidak ke penerimanya, kuharap semoga kau ingat dengan pohon rapuhmu. Iya, Aku.
Puan Juni | NJM by dinaluri
dinaluri
  • WpView
    Reads 3,270
  • WpVote
    Votes 779
  • WpPart
    Parts 8
"Kata Puan, aku bukan pemuda dingin. Aku hanya tak pandai menyuarakan batin. Juga tak pandai mengekspresikan ingin... ...termasuk tentang isi batin yang menginginkanmu, Puan. Aku yang bodoh memilih menyembunyikannya." [June Elaksi] °°° "Jadi, apakah aku adalah Puan Juni-mu, wahai Tuan yang lahir dibulan Juni?" [Hara Neena Adishree] ••• |Buku kedua setelah Tuan Juni|
Tuan Juni | NJM ✔ by dinaluri
dinaluri
  • WpView
    Reads 18,051
  • WpVote
    Votes 4,373
  • WpPart
    Parts 20
Ini bukan tentang terik yang mengalah agar mendung menyinggah. Ini tentang Juni yang kehilangan hujannya. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ "Namaku Hara, siapa namamu?" ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ "Aku lahir di bulan Juni." ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ "Baiklah, aku akan memanggilmu Tuan Juni." ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Start: 13 Juni 2019
Selaksa Noktah (END) by evelady_
evelady_
  • WpView
    Reads 20,251
  • WpVote
    Votes 4,624
  • WpPart
    Parts 100
Selaksa Noktah. Tolong tetap tinggal, saya tak terbiasa dengan orang baru. Kumpulan sajak sepuluh dasa seri pertama. Tentang ribuan noktah, yang saya rangkai menjadi kisah. Tentang ribuan titik, diantara peraduan detak dan detik. Tentang kita, yang hanya bisa menyatu dalam aksara. Tentang saya dan Tuan, di sepenggal masa semesta alam. Ini perihal sajak sementara. Sebab kita adalah dua alur yang berbeda. Hanya kebetulan saja bermain peran di masa yang sama. Saya adalah pemeran figuran yang berharap menjadi epilog. Meski peran saya dalam skenario Tuan selalu berakhir prolog. Saya adalah naskah yang mengharapkan Tuan menjadi titiknya. Meski tanda baca tentang Tuan selalu berakhir koma. #1 in ilusi - 28/7/2021 #1 in bait - 16/5/2021 #1 in goresanpena - 19/04/2023 #1 in lembayungsenja - 21/8/2021 #1 in poems - 19/04/2023 #3 in angan - 15/9/2021 #4 in katakata - 25/11/2021 #5 in sajak - 25/11/2021 #12 in poem - 15/9/2021 #19 in kata - 7/1/2022 #24 in poetry - 7/1/2022 #40 in puisi - 28/7/2021 @aulianpr_ 13/08/19 ~AULIA NP~
Auriga Arsa (Completed) by raemanuellaa
raemanuellaa
  • WpView
    Reads 1,101,688
  • WpVote
    Votes 197,080
  • WpPart
    Parts 47
[SUDAH BISA PRE-ORDER] Namanya Auriga Arsa. Aku tidak tahu apapun tentangnya selain bahwa ia suka kopi hitam. Aku bahkan tidak tahu wajahnya seperti apa. Pesanan kopi atas namanya selalu datang ke kafe tempatku bekerja, hari Rabu pukul 5 sore. Namun, ia tak pernah datang sendiri untuk mengambilnya. Itu sebabnya setiap kali aku berteriak, "Atas nama Auriga Arsa!" Aku tidak tahu Auriga suatu hari akan benar-benar datang dengan rentetan cerita yang tidak pernah aku tahu ada.
Atap Semesta by arshysti
arshysti
  • WpView
    Reads 3,327
  • WpVote
    Votes 403
  • WpPart
    Parts 42
Seperti malam dan siang, mereka tak akan pernah bisa bertemu kembali dan menyatu. Jarak telah membuat semuanya berbeda, termasuk waktu. "Sepekan lalu, kita masih menatap bintang yang sama. Tapi sebulan kedepan, masing-masing dari kita hanya akan menatap bintang sendirian." "Ngga ada yang beda. Semuanya masih sama, Nei. Bintang kita masih berada di satu atap, atap semesta." Semua yang dia katakan bohong. Jepang dan Jogja itu beda, sangat beda. Bagaimana mungkin menyaksikan bintang saat yang satu menyala dan satu lainnya redup. "Tapi kenyatannya semesta lebih memihak ke kalian. Bintang Adara akan selalu berada di galaksi, meski bintang lain berusaha disampingnya."