ˎ🇦🇶᭝「love」ᝰ໋᳝݊ˎ .
11 stories
The Iron Seer by racheesy16
racheesy16
  • WpView
    Reads 4,924
  • WpVote
    Votes 282
  • WpPart
    Parts 36
When a fateful hunting trip goes awry, Ariella Tularyn, the only daughter of the Duke of Glassbarrow, is granted her lifelong wish of traveling beyond her isolated home - at the price of losing someone she loves. Cast suddenly into the web of Unseelie Court intrigue, she meets an enigmatic prince whose silver eyes enchant her. And seeking revenge for the death of her loved one, Ariella faces the obstacles in her path, including a fragile and dangerous new love and the discovery of a destiny she never wanted. A role that may determine the future of the entire Nevernever. Based on the world and characters of the Iron Fey series by Julie Kagawa. You don't need to know the series to understand this story; it can stand alone. #1 in theironfey on Sep 4, 2020
Measure Of A Man by inadaze22 (Terjemahan) by dramionemania
dramionemania
  • WpView
    Reads 24,846
  • WpVote
    Votes 1,519
  • WpPart
    Parts 26
Diterjemahkan oleh: Asa Measure Of A Man by inadaze22 on AO3 Ringkasan: Mengenal seseorang dengan sungguh-sungguh berarti mampu membedakan siapa dirinya di masa lalu, siapa dirinya saat ini, dan siapa dirinya kelak. Hermione mulai menyadari dua sisi dalam diri seorang pria ketika ia menata kembali pemahamannya tentang masa lalu, sekaligus perlahan memahami kepingan-kepingan yang membentuk sosok Draco Malfoy yang sekarang: seorang ayah, seorang anak, dan seorang pria.
On The Nature of Daylight by ikorous (Terjemahan) by dramionemania
dramionemania
  • WpView
    Reads 49,569
  • WpVote
    Votes 2,515
  • WpPart
    Parts 22
Diterjemahkan oleh: Asa Telah mendapat izin alih bahasa dari ikorous. Ringkasan: Hermione Granger ingin kehilangan kendali. Dan Draco Malfoy ingin menjadi penyebabnya.
Beginning and End by mightbewriting (Terjemahan) by dramionemania
dramionemania
  • WpView
    Reads 8,778
  • WpVote
    Votes 478
  • WpPart
    Parts 15
Diterjemahkan oleh: Asa Ringkasan: Bertahun-tahun. Terurai menjadi bulan, lalu minggu, hari-menjadi jam, menit, detik-hingga akhirnya hanya menyisakan momen-momen. Sederhana di satu sisi, begitu rumit di sisi lainnya. Menurut pengalaman Draco, momen, sesederhana apa pun kelihatannya, selalu punya kebiasaan berubah menjadi sesuatu yang tak mungkin direbut kembali. Momen-momen itu membesar, memanjang, berlipat ganda menjadi rentang waktu, menjadi era yang pada akhirnya menentukan keseluruhan perjalanan hidup seseorang. Draco menyesali begitu banyak momen dalam hidupnya. Sebagian lahir dari pilihannya sendiri, sebagian lagi sama sekali berada di luar kendalinya. Namun semuanya memiliki satu kesamaan: tak ada satu pun yang bisa diulang. Pada titik tertentu, terjebak di antara begitu banyak seandainya yang ia ciptakan sendiri, ia berhenti menghitung semua penyesalan itu. Momen datang dan pergi, saling mendorong dan menarik, menjadi awal sekaligus akhir dari sesuatu. Sebab momen hanya akan tetap menjadi momen untuk sesaat. Setelah itu, semuanya berada di luar kendalinya. Ketika Draco dipaksa bekerja sama dengan Hermione, ia jatuh cinta, melakukan terlalu banyak kesalahan, dan pada akhirnya menemukan jati dirinya sendiri. Prekuel dari sudut pandang Draco untuk Wait and Hope. Catatan: Bagian KEDUA dari lima dalam seri 'Wait and Hope'. Cerita ini memang ditujukan untuk dibaca setelah Wait and Hope. Amazing cover owned by Avandell
All The Wrong Things by LovesBitca8 (Terjemahan) (Revisi 2/24) by dramionemania
dramionemania
  • WpView
    Reads 64,011
  • WpVote
    Votes 3,069
  • WpPart
    Parts 37
All The Wrong Things by LovesBitca8 (Terjemahan) Diterjemahkan oleh: Asa Cerita ini merupakan sekuel dari "The Right Thing to Do", ditulis dari sudut pandang Draco. Bagian kedua dari seri "Rights and Wrongs". Ringkasan: Jumat, 27 Agustus 1999 Mereka mulai berbisik lagi. Berusaha merendahkan suara agar si tahanan tidak mendengar. Padahal si tahanan berdiri tak sampai lima meter dari mereka. Usaha yang sia-sia. Aku berharap mereka mengeluarkanku dari ruangan ini jika memang ingin berdiskusi. Mengembalikanku ke ruangan kecil tempatku ditahan tadi pagi. Namun tentu saja tidak. Mereka membiarkanku berdiri di dalam kurungan ini, tepat di tengah-tengah mereka. Dipajang. Aku memusatkan pandangan pada satu titik beberapa langkah di depanku dan memaksakan diri untuk tetap menatap ke sana. Aku tidak ingin melihat wajah-wajah mereka. Aku juga tidak ingin tertidur. Sebuah rasa kantuk memaksaku menguap. "Tuan Malfoy. Saksi berikutnya sudah tiba. Apakah Anda siap melanjutkan persidangan?" Aku nyaris tersenyum. Seolah-olah aku punya pilihan.
di umur 19 by grasindostoryinc
grasindostoryinc
  • WpView
    Reads 118,721
  • WpVote
    Votes 16,405
  • WpPart
    Parts 22
Sendirian. Ama sudah terbiasa. Sejak setahun yang lalu dirinya gagal masuk universitas, Ama jadi mengerti kalau dunia sehabis SMA itu benar-benar beda dari yang ia bayangkan. Ama mulai mendapat pertanyaan: "Kapan punya pacar?" (Ama selalu jawab, gak, lagi gak mau punya masalah. karena pacar cuma nambah masalah) "Kuliah di mana?" (Dan pas ama jawab dia gak kuliah, muka yang nanya langsung merengut seolah bilang, 'Serius lo? mau jadi apa nantinya? Lo gak bisa hidup cuma dari nyanyi. Seriously....') "Kapan nikah?" (Dan Ama pun cuma bisa tersenyum ala-ala meme yang senyumnya ngenes itu) Ama kira masalahnya bakal beres ketika dia akhirnya kuliah. tapi, masalahnya malah nambah makin berat. Ama kayak dua orang yang ditarik dari sisi kiri dan kanan, yang satu bilang, 'Kuliah yang bener! Punya temen! Istirahat yang bener! Jangan main terus!' dan yang satu lagi bilang, 'Kariernya dijaga! Jangan kasih kendor! Cepet bikin album baru! Orang-orang nanti keburu lupa sama LANA!'. Ama kayak kehilangan dirinya sendiri. Mungkin, kamu perlu denger cerita Ama. Ama yang memilih menyayangi dirinya sendiri dulu sebelum ia benar-benar menyayangi orang lain dengan cara yang tepat. Ama yang berusaha buat gak menyesali keputusan yang ia buat, meski rasa sesal itu seringkali menggelayuti hati diikuti tiap bayangan kegagalan. Cerita ini bukan hanya tentang 'Ama'. Karena bukan hanya ada satu 'Ama' di dunia. Banyak sekali 'Ama' lain yang butuh untuk dengerin cerita 'Ama' yang satu ini.
Like A Shoes by urnda_
urnda_
  • WpView
    Reads 1,941
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 69
"Lucu ya Rak, waktu lo suka sama gue, gue nya yang benci sama lo. Waktu lo udah jadian sama yang lain, gue suka sama lo. Miris nya lagi, waktu lo udah putus, lo harus berjuang buat cewe yang lo suka padahal gue masih suka sama lo" aku mengugkapkan perasaanku dengan lancar. Raka menoleh kearahku "Gue juga masih suka sama lo Ra" "Iya?" tanyaku memperjelas "Iya, tapi gue lebih suka sama dia. Gue harus berjuang buat dia. Makannya" jelasnya "Makannya apa?" tanyaku lagi "Jangan sia sia in gue, gue ini langka" Deg
Sembilu Sendu by titikteduh
titikteduh
  • WpView
    Reads 57,859
  • WpVote
    Votes 2,710
  • WpPart
    Parts 22
Belajar menghargai dari hal kecil Ini adalah kumpulan pengalaman dari beberapa orang. Mungkin kamu salah satunya. Cerita yang hanya bisa di ungkapkan melalui tulisan
Isi Hatiku by sazylove
sazylove
  • WpView
    Reads 188,638
  • WpVote
    Votes 5,032
  • WpPart
    Parts 82
Bila kata kata yang terucap tak bisa juga menyadarkanmu akan perasaanku. Maka biarlah sajak dan kalimat kalimat ini mewakili semuanya.
Setelah Pergimu by huruf_w
huruf_w
  • WpView
    Reads 13,737
  • WpVote
    Votes 980
  • WpPart
    Parts 200
Jika kelak kau bertanya, kemana perginya detak yang tak sempurna berwarna? atau di mana makam perasaanku yang terlahir tanpa nama? Aku jawab; langkahnya telah lama patah, usia pun tak mampu membunuhnya, ia masih di detak yang sama; rumah yang kau tinggalkan. Dan tulisan ini hanya untuk melegakan hatiku agar tak didesak kata lagi perihalmu. Jika kelak kau tak sengaja membacanya, kuharap tak ada hujan di matamu karenaku.