myylauza
- Reads 7,548
- Votes 722
- Parts 5
"Daddy, blub-blub~ Oci maw mamam!"
Si kecil naik ke pangkuan ayahnya, di tengah meeting online yang tengah berlangsung.
Pria itu tetap fokus berdiskusi dengan koleganya, seolah-olah sudah terbiasa dengan gangguan bocil gendut ini. Percayalah, ini bukan pertama kalinya.
"Daddy cepet! Oci mamam! Mamam!"
Tak mendapat respon, bocah gempal itu mencubit hidung dan menutup mulut pria itu dengan cakar gemuknya. Membuat pria itu tak bisa bicara dengan jelas.
Sang ayah menarik lembut tangan bulat itu dari wajahnya.
"Excuse me," katanya ke layar, lalu menunduk pada bayi dinosaurus nakalnya.
Suaranya melembut.
"Daddy lagi kerja dulu, sayang."
"TELJAAAAA?!"
Keluarga Quincy memiliki satu bola meriam kecil yang setiap harinya tak bisa diam. Dia Oci, si gembul lucu, bungsu Quincy paling manja.
Dan yap, ini kisahnya. Kisah bocil gembul chaos yang penuh drama dan orang-orang disekitarnya. 🦕
Little Disclaimers:
• Cover art & edit by @myylauza
• Written by @myylauza
---
Notes:
• Jika terdapat kesamaan dalam alur, tokoh, latar, atau gaya kepenulisan, hal tersebut murni ketidaksengajaan. Saya sangat menghargai koreksi yang membangun untuk pengembangan lebih lanjut.
• Karakter, alur, dan latar dalam cerita ini adalah fiksi belaka. Segala kesamaan dengan kejadian atau individu nyata adalah kebetulan semata. Mohon bijak dalam membaca.
• Dilarang Plagiat.
-
Terima kasih dan selamat membaca♡