rantikaangsana's Reading List
2 stories
Originally Dream by oktavia_saa
oktavia_saa
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Dulu, Jiyu seperti lentera. Baru beberapa bulan setelah kehadiran angkatan baru, namanya ikut bersinar seperti beberapa siswa lain. Jas putih dan kecekatannya menangani luka menjadi daya tarik sedikit siswa yang makin lama makin meluas. Siswa yang terkadang hanya segelintir diketahuinya mulai tersenyum saat berpapasan, guru-guru yang tidak mengajar angkatan kelas awal pun mengetahui namanya. Bahkan beberapa teman sekelasnya memanggilnya Ibu Dokter. Jiyu menikmati gemerlap yang menyapanya, tiap detiknya seakan disinari mentari paling cerah, bahagia tentunya. Sampai enam bulan setelahnya, Jiyu tanpa kabar dua minggu, dan memutuskan berhenti mengikuti sinarnya. Lalu, setahun setelahnya, Jiyu memilih menyalakan lenteranya sendiri. Start: 20 Februari 2021
Just Friendship by oktavia_saa
oktavia_saa
  • WpView
    Reads 247,881
  • WpVote
    Votes 633
  • WpPart
    Parts 2
Cover by @kentangmerah Bagaimana kalau ada 5 anak manusia yang berbeda sifat disatukan dalam sebuah persahabatan dan harus tinggal dalam 1 rumah sambil menutupi identitas asli mereka yg notabenenya adalah anak para pengusaha terkenal dunia? Selain itu, mereka juga disekolahkan ditempat yang sama. Mereka yang menyembunyikan identitas malah dipertemukan dengan sekelompok cabe cabean dan para cogan cogan most wanted pentolan sekolah. Lalu apa yang akan mereka lakukan pada sekelompok cabe cabean yang suka membully? dan jangan lupa ada para pangeran sekolah yang punya sifat saling berkebalikan. "Terserah lo, pengen nyebut gue bitch sekalipun gua gak peduli. Tapi, kalo lo nyebut sahabat sahabat gue walaupun cuma sehuruf, jangan harap lo semua bisa liat matahari terbit besok!" -Nanda Aquaris. "Ingat, bukan berarti orang yang pakai kacamata itu nerd, and fyi orang nerd itu lebih cool daripada cabe cabean kayak kalian." -Nisa Victoria. "Cewek alay and feminim itu juga berhak jadi pecinta bola. Jadi nggak usah terlalu bacot!" -Novi Albania. "Karena wanita yang baik hanya untuk laki laki yang baik pula." - Nani Farezia. "Karena dia, rasa yang seharusnya manis malah bikin gue nangis. Gue udah gak percaya sama yang namanya cinta, tapi itu berakhir saat lo dateng ke hidup gue." -Dina Valerie.