nazuwahrln's Reading List
6 stories
Sajak Anak IPA by Finvioletta
Finvioletta
  • WpView
    Reads 117,900
  • WpVote
    Votes 5,623
  • WpPart
    Parts 32
Rasa itu abstrak seperti model atom. Tidak terlihat tetapi percaya saja.
Kapan mulai berhijab? by adheliasyahada
adheliasyahada
  • WpView
    Reads 30,041
  • WpVote
    Votes 1,017
  • WpPart
    Parts 12
Hijab bukanlah penyempurna penampilanku, melainkan penyempurna imanku
Berhijab Tapi Kok ... [TAMAT] by devamoyas
devamoyas
  • WpView
    Reads 171,840
  • WpVote
    Votes 11,956
  • WpPart
    Parts 14
Seri #3 Humaniorama [untuk usia 15 tahun ke atas] Berhijab tapi kok begini ... Berhijab tapi kok begitu ... Apakah kalian salah satunya?
Pernah Remaja [TAMAT] by devamoyas
devamoyas
  • WpView
    Reads 42,418
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 1
Seri #10 Humaniorama [untuk usia 15 tahun ke atas] Sekelumit bahasan tentang remaja yang mungkin kalian juga mengalaminya.
Psikologi by AndreaNanoNano
AndreaNanoNano
  • WpView
    Reads 180,861
  • WpVote
    Votes 9,040
  • WpPart
    Parts 16
Jadi gini, sebenernya ini bukan novel. Ingat, ini bukan novel! Buku ini hanya berisi tentang hal-hal berbau psikologi, tentu saja diperuntukkan bagi kalian yang tertarik dengan hal seperti ini. Isinya mengutip dari beberapa sumber di google. Kebanyakan berasal dari (dosenpsikologi.com). Akan ada banyak hal yang dikupas secara singkat padat dan jelas di sini. Jika ada saran, kalian bisa tinggalkan komentar. Mau request, bertanya, atau apapun itu, Saya akan berusaha menjawab sejauh yang Saya tau. Oh iya, Saya ini bukan psikolog atau dokter. Saya cuma bocah remaja yang kebetulan memang tertarik dengan dunia psikologi. Jadi kalo ada yang kurang tepat, kalian bisa menepatkan apa yang salah. Kita saling bantu lah ya...
Butuh Waktu by zizihhhhh_
zizihhhhh_
  • WpView
    Reads 1,203
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 15
Perpisahan adalah hukum alam yang paling menyakitkan. Meski telah berusaha untuk menghindarinya, tetap saja semua akan berjalan dengan semestinya. Jalan teraman ialah melupakan. Namun, semua itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses yang lama untuk merestart segala kenangan. Menghilangkan tawa dan wajahnya yang masih sering terngiang dalam ingatan. Persiapan tenaga dan mental adalah hal yang paling utama karena terjebak dalam perasaan yang kian beku itu menyebabkan tangis, perih dan kecewa. Namun, sampai kapan ingin terjebak di dalam ruang luka? Sementara ia telah berbahagia dengan yang di sana. Bukankah kita juga mempunyai jalan untuk bahagia? Paradigma diri seketika tersadar, niat dan usaha lah yang semestinya dilakukan hingga perihal melupakanmu akan terasa mudah, tetapi hanya butuh waktu saja..