ccyolanda
Namaku Aluna Adisty Clarissa. Kalian bisa memanggilku Aluna. Namanya indah, bukan? Sayangnya, hidupku tidak seindah namaku.
Aku hanya memiliki Ibu. Kami tinggal di sebuah gang sempit di sudut Jakarta, menjalani hidup sederhana dengan segala keterbatasan yang kami punya. Namun, selama masih ada Ibu, aku selalu berusaha merasa cukup.
Sampai di usia enam belas tahun, sebuah beasiswa membawaku ke Garuda International School, sekolah elit yang dipenuhi anak-anak dari keluarga berada.
Di antara mereka, aku hanyalah gadis sederhana yang datang dari dunia yang berbeda.
Awalnya, aku hanya ingin belajar dengan tenang, mendapatkan nilai bagus, lalu pulang menemui Ibu.
Sampai aku bertemu Dia Yujuna Marsello.
Namanya dikenal hampir semua orang di sekolah. Pewaris keluarga kaya dan berpengaruh yang hidup dalam kemewahan yang bahkan tidak pernah berani kubayangkan. Yujuna memiliki segalanya, sementara aku harus menghitung setiap rupiah yang Ibu berikan untuk keperluanku.
Kami berasal dari dua dunia yang berbeda.
Dunia Yujuna dipenuhi kemewahan, sedangkan duniaku dipenuhi perjuangan.
Seharusnya perbedaan itu membuat kami saling menjauh. Namun, semakin aku berusaha menghindarinya, semakin sering takdir mempertemukan kami.
Tanpa kusadari, sebuah perasaan tumbuh di antara dua dunia yang seharusnya tidak pernah bersatu.
Mungkin pertemuan kami hanyalah kebetulan. Atau mungkin, takdir memang sengaja mempertemukan Aluna dan Yujuna.
Sebab terkadang, cinta tidak datang untuk membuat hidup menjadi lebih mudah. Justru cinta datang untuk menguji seberapa kuat kita bertahan ketika perbedaan, keluarga, dan keadaan memaksa kita untuk melepaskan satu sama lain.
"Yujuna: Apa aku hal yang paling mudah untuk kamu singkirkan?"
"Aluna: Bukan. Tidak ada yang bisa aku singkirkan selain kamu."