MahesaAlif3
Bayangkan sosok pemuda yang menghasratkan segala sesuatu, membungkam dan tersirat, tanpa keinginan kuat untuk mengungkap segala harapannya untuk diketahui oleh siapapun, kecuali dirinya sendiri-Ben, sosok pemuda itu.
Ben selaku remaja muda berumur delapan belas tahun, duduk di bangku kelas 3 di Akademi Sukarya. Ia menjalankan kehidupannya dengan harapan yang abu-abu, namun menjelang kelulusan akademinya, Ben menghadapi kerancuan masalah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Meskipun takdir menjerumuskan dirinya dalam lubang hitam yang berujung nihil, hanya harapan pasti lah yang akan menyelamatkan kekangan rantai di dalam hatinya.