Sweet romcom
44 stories
[TAMAT] Selina dan Sistem Gosip by AstrieAnggita
AstrieAnggita
  • WpView
    Reads 3,554,873
  • WpVote
    Votes 245,679
  • WpPart
    Parts 62
Tasker kode Zero bertransmigrasi dan menjalankan misi ke-100-nya. Kali ini, ia masuk ke tubuh Selina, putri asli keluarga Wijaya, salah satu keluarga terpandang. Keluarga yang tampak harmonis, lengkap dengan tiga kakak laki-laki yang selalu Selina asli impikan. Namun, tempat itu bukan sepenuhnya miliknya. Sudah ada seorang putri palsu yang lebih dulu menduduki posisinya: Veronika. Untung saja, ia ditemani sistem gosip, yang siap membocorkan rahasia tersembunyi di keluarganya. [Kakak pertamamu punya penyakit jiwa.] [Kakak keduamu difitnah rekan kerjanya.] [Kakak ketigamu dijadikan kambing hitam oleh Veronika.] Satu per satu rahasia keluarga itu mulai terkuak. Tapi masalahnya... untuk mendapatkan gosip-gosip itu, Selina harus menguntit Dexton, CEO muda yang terkenal dingin dan misterius. Dan yang lebih gawat, kenapa Dexton dan keluarganya bisa mendengar percakapannya dengan sistem? Selina: "..." Sistem: [...]
PROTAGONIST'S LOVEMOMETER (TAMAT) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 193,304
  • WpVote
    Votes 32,196
  • WpPart
    Parts 36
Salah satu petugas isekai memberiku misi mengumpulkan kuota cinta dari Male Lead. Berhubung pilihan hanya ada dua, hidup atau mati, maka aku pun menerima tantangan. Jangankan menaklukkan Male Lead, Villain pun akan kuterjang asal diberi kesempatan hidup walau sebagai tokoh sampingan sekalipun. Mudah, 'kan? GAMPANG! Tidak terhitung berapa kali aku berusaha menjerat Male Lead dalam perangkap cinta serta puluhan rayuan maut, tetapi kuota cinta merangkak seperti siput! Hingga suatu hari kusadari bahwa kuota cinta yang petugas isekai inginkan adalah cinta bergemuruh penuh gelora alias, cinta murni ala teratai putih sama sekali tidak berarti. I'm doomed! *** So, aku ingin tahu letak kesalahanku saat melakukan manuver? Bukankah aku hanya perlu mengumpulkan kuota cinta saja? Lalu, mengapa Male Lead kini terlihat jauh lebih menakutkan daripada Villain? "Siapa dia?" Male Lead menatap sengit kepada pasangan kencanku. "Bukankah dulu kamu bilang suka padaku?" Buhuuu tolong biarkan aku hidup. Ampun!
TARGETNYA SALAH (TAMAT) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 173,816
  • WpVote
    Votes 23,359
  • WpPart
    Parts 30
Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?
BYE, MANTAN! (TAMAT) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 169,037
  • WpVote
    Votes 25,180
  • WpPart
    Parts 36
Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"
Bukan Target Cinta (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 65,430
  • WpVote
    Votes 10,963
  • WpPart
    Parts 29
Aku masuk ke salah satu game cewek. Jenis game yang menyajikan plot cinta, target pria menawan, dan bonus ucapan sayang dari karakter. Masalahnya.... Satu, aku bukan tokoh utama. Dua, aku bahkan tidak pernah memainkan game tersebut! Tiga, tidak ada telunjuk emas yang bisa membantuku hidup nyaman, tenteram, dan makmur. Lantas apa yang harus kulakukan? Jawabannya: tidak ada. Jalani saja semua dengan gagah berani sekalipun dalam hati ingin menangis. *** "Si-siapa?" Suatu hari ada sosok mencurigakan yang bisa saja disamakan dengan tukang tagih utang versi elite. Namun, tukang tagih utang yang satu ini tidak menyuruhku mencicil utang maupun menjual ginjalku. Dia berkata, "Ayo pulang ke rumah. Kami sudah menunggumu." Mana bisa aku percaya sesuatu yang terlalu baik untuk jadi nyata? Mimpi? Hanya orang naif yang meyakini bahwa semua manusia itu berbudi baik tanpa niat buruk. Namun, aduh! Hidup melarat itu tiada tertahan! Aku mau setidaknya bisa makan tiga kali sehari! Nasi, lauk lengkap, dan bukannya mi instan yang porsinya kubagi dua demi kepentingan jangka panjang! "Tu-tunangan siapa?!" Aku tidak berniat ikut campur! Sumpah! Pria elok bagai merak jantan itu ternyata tunanganku? Si-siapa yang menulis skrip? Kemari! Cepat beri aku plot alternatif! Mengapa rasanya leherku seolah berada di bawah naungan pedang tajam, sih? Oh oke, tunanganku terlalu menggoda. Barangkali colek sedikit tidak ada ruginya bagi siapa pun, 'kan? ... atau tidak.
TOO MUCH (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 53,944
  • WpVote
    Votes 8,431
  • WpPart
    Parts 26
Why aku harus menjalani rentetan kesialan? Tidak bisakah aku sekadar bernapas tanpa perlu mencemaskan apa pun? Mengapa aku harus melanjutkan hidup sebagai karakter bodoh yang faaaaake banget, sih? Orang lain pasti mampu mengambil alih jalan cerita dan mencampai puncak kesuksesan. Namun, aku tidak begitu. Jangankan merancang rencana memperbaiki ekonomi, sekadar berusaha leher tidak kena tebas tokoh penting pun sulit! Aku bermaksud memperbaiki hubungan dengan tokoh penting. Barangkali semua masih bisa kuperbaiki sekalipun mustahil. Namun, lupakan saja! Bukannya penerimaan baik yang kuterima, justru ancaman mati konyol terpampang jelas di hadapanku. Oke, baiklah~ Aku menyerah! Selamat tinggal! Kalian, tokoh penting, ingin membenciku? Silakan saja. Bencilah diriku sepuas hati. Semua tokoh di sini sinting! Bila hidup memberiku lemon, cukup lempar lemonnya ke musuh. Beres!
I Want U! (Tamat) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 84,121
  • WpVote
    Votes 11,994
  • WpPart
    Parts 30
Hidup milikku yang seharusnya sempurna pun berubah berantakan. Tunanganku memilih membela cewek lain, membuatku patah hati, dan aku pun memilih mengincar si pelakor. Cinta membutakan diriku hingga tidak melihat betapa buruk tunanganku sesungguhnya. Akibat dari perbuatanku, aku tewas dengan cara konyol. Keajaiban terjadi. Aku kembali di waktu diriku berusia enam belas tahun. Bukan hanya itu! Aku pun teringat informasi mengenai kehidupan pertamaku. Segalanya jadi berbeda dan aku memutuskan di kehidupan kali ini akan kutendang masa depan tunangan kampret dan membalas perlakuan pelakor sinting! Aku mau REVENGE total! Oleh karena itu, aku pun mendekati pria yang di masa depan akan menjadi pusat dunia milik musuhku. Intinya cuma satu, sih. Aku dengan senang hati menerima rekanku sebagai anak buah. Gampang. "Kamu nggak berencana kabur, 'kan?" Rencanaku terlalu berlebihan. Bukan hanya musuhku menerima balasan, melainkan diriku pun dapat ganjaran. "Siapa yang mau kabur, sih? Ahahahahaha!" Semuanya berantakan! Berantakan!
Mr. Villain is Too Perfect (Selesai) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 108,724
  • WpVote
    Votes 14,883
  • WpPart
    Parts 27
Aku tidak peduli dengan tokoh utama mana pun kecuali kesejahteraan milikku sendiri. Namun, susah jadinya kalau kakakku ternyata kaki tangan tokoh antagonis. Sebagai adik yang baik, rajin menabung, dan bersahaja sudah sepatutnya aku bergerak dan mencegah kebangkrutan keluarga. Akan kuhalangi Mr. Villain memberi pengaruh kepada kakakku! Hmm mungkin aku terlalu bekerja keras. Kenapa Mr. Villain.... Oh hahahaha aku salah strategi! Bolehkah kuulang dari awal? Restrat! Aku butuh tombol restart! Toloooong!
SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 242,311
  • WpVote
    Votes 26,979
  • WpPart
    Parts 27
Seorang pendengki, pemarah, dan tidak tahu diri. Itulah diriku pada kehidupan pertama. Lantas pada kehidupan kedua aku belajar dari pengalaman: berhenti iri terhadap kehidupan orang lain, berusaha menerima segalanya dengan sudut pandang baru, bersekolah, lulus dengan nilai memuaskan, dan menjadi wartawan. Akan tetapi, ketika kehidupan membaik roda nasib justru menggilasku. Sekali lagi mencicipi dinginnya maut. Kupikir akan terlempar ke dimensi lain dan menjalani kehidupan baru. Namun, salah! Aku kembali ke kehidupan awalku sebagai Nana, putri adopsi keluarga Austen. Sialan! Eh tunggu dulu. Sepertinya aku baru menciptakan sedikit kerusuhan-ahahaha! Oke, saatnya mengumpulkan uang. Tidak ada salahnya meninggalkan keluarga Austen sebelum pemuja Joana, putri kandung keluarga Austen, membunuhku. Persetan dengan mereka semua. Masa bodoh dengan para nona kaya yang ingin menyingkirkan Joana. Aku muak! Sudah saatnya memikirkan diri sendiri (dengan cara sehat) dan ucapkan perpisahan. √ Berhenti mengejar cowok yang tidak mau membalas cintaku. √ Mengumpulkan uang. √ Saatnya menikmati mode pengangguran makmur. Selamat tinggal kemelaratan, rendah diri, dan masalah hidup! Aku mau jadi cewek bahagia! Bye!
VILLAIN'S LOVER (SELESAI) by GaluhCahya8
GaluhCahya8
  • WpView
    Reads 336,298
  • WpVote
    Votes 52,694
  • WpPart
    Parts 34
Pada kehidupan kedua diriku terlahir sebagai seorang wanita bernama Renata Bloom. Awalnya aku sama sekali tidak menyadari telah masuk ke dalam salah satu novel dewasa dengan banyak bumbu tragedi dan sensualitas. Hei, apa salahnya membaca roman dewasa? Aku tidak bersalah dalam hal semacam ini: Membaca demi mengusir masalah dari dunia nyata yang bersarang di otak. Yah intinya aku menjalani kehidupan keduaku dalam damai bahkan ketika jatuh bangkrut sekalipun. Sampai aku mendengar nama Rafael Verday, tokoh utama pria, terlontar dari mulut sepupuku, Diana Bloom, yang merupakan tokoh utama wanita. Sekarang jelas sudah alasan aku jatuh miskin dan menderita. Rafael menghancurkan semua bisnis keluarga Bloom dan hanya menyelamatkan Diana. Semua gara-gara dendam masa lalu. Kan kurang ajar mereka menyeretku yang notabene tokoh tidak penting ke dalam peperangan! Aku tidak memiliki kartu VIP pasti selamat! NO WAY. Tidak bisakah Rafael dan Diana berkasih tanpa menyeretku? SIALAN! Sudah jatuh miskin, jomlo, dan mati. Aku pikir bisa menemui petugas isekai dan meminta perpindahan dunia. Barangkali sebagai anak duke? Putri raja? Orang kaya dengan aset tidak terbatas? HAHAHA mimpi! Aku justru kembali ke masa SMA tepat sebelum bencana dimulai. Oke, sekarang aku akan mengubah keadaan. Sayonara, hidup susah. Pertama, merayu Dimitri, antagonis yang akan membantu menyelamatkan usaha orangtuaku dari tangan keji Rafael. Kedua, bagaimanapun juga Dimitri harus jatuh hati kepadaku. Entah dengan pelet atau tekad. Aku akan membuatnya menjadi pengabdiku dengan cara apa pun. Hanya dia seorang yang bisa menghadapi Rafael. Ketiga, Rafael boleh bermesraan dengan gaya bebas bersama Diana. Aku tidak peduli! Paling penting ialah, memastikan diriku terlindung dari jangkuan sinyal-balas-dendam milik Rafael. Sempurna. BUT, mengapa sepertinya Dimitri terlalu mudah untuk dijinakkan? Hei, seharusnya Tuan Antagonis tidak semudah ini ditaklukkan! Oh lupakan, mungkin aku bisa membuat rencana lain.