Read list Cerita Favorit & Baru dibaca
9 stories
Bintang by fhateiliya
fhateiliya
  • WpView
    Reads 580,337
  • WpVote
    Votes 47,682
  • WpPart
    Parts 25
(COMPLETED) Cover : Uswatun Hasanah Bintang bersinar begitu terang menandakan ada pekat yang menggenggam malam.
Negeri Mentari | Seri 2 Turnamen Mentari by Karasmara
Karasmara
  • WpView
    Reads 204,566
  • WpVote
    Votes 48,237
  • WpPart
    Parts 52
Seri 2 dari Turnamen Mentari Selesai menyelamatkan para penonton Turnamen Mentari, Ree hanya ingin pergi menjauh dari takdir yang semakin mencekiknya. Namun ia mendapati bahwa lebih banyak orang justru bertumpu harapan padanya. Di atas itu semua, kekuatan magis yang seharusnya ia miliki... hilang begitu saja. Antara menghadapi takdir yang ia benci atau berlari kembali, keduanya akan membuatnya kehilangan. Apa pilihannya?
[Kami] Tentara Langit by DHoseki
DHoseki
  • WpView
    Reads 16,734
  • WpVote
    Votes 3,070
  • WpPart
    Parts 49
Alka mendadak merindukan Harp di tengah kesibukannya di akademi. Elsi mendadak menikmati setiap detiknya di tengah kebisingan 'teman-teman'nya. Kaori mendadak lupa tidak lagi hidup bersama Otoo-san dan Okaa-sannya. Jaac bahkan mulai terbiasa hidup tanpa teknologi di setiap harinya. Zeeb? Dia diam-diam mulai peduli pada pribadi tiap kawannya. Aalisha juga mulai merasa nyaman tanpa menghirup bau lautan. Tetapi Atreo, masih sama seperti sebelumnya. Jika bukan tentang hidupnya, segala hal bukanlah urusannya. # Genre: Fantasy Status: Complete # Attention: "Naskah kedua dari rangkaian cerita Tentara Langit." "As always, please don't copy." •ᕗ Gambar dalam cerita bukan milik penulis. •ᕗ Source: Pinterest; https://pin.it/i6ig7mabz4px6q •ᕗ Diedit oleh: D. Hoseki dengan PixelLab Welcome❤ - Hoseki Pertama dipublikasikan: 08/06/2018 Publikasi versi revisi: 02/01/2021 Selesai dipublikasikan: 24/08/2022
[Para] Tentara Langit by DHoseki
DHoseki
  • WpView
    Reads 46,875
  • WpVote
    Votes 8,184
  • WpPart
    Parts 43
Kalian bisa pergi dari tempat itu. Tetapi dengarlah, kalian tidak akan mudah untuk kembali. Dan kalian datang ke tempat ini. Tetapi percayalah, kalian tidak akan mudah keluar dari sini. Kalian, para Tentara Langit. • "Kalian tau kenapa kalian ada di sini?" Mereka semua diam. Hanya dua dari tujuh yang bereaksi, menggeleng. "Karena Yang ada di atas Kursi Putih menghendakinya." "Aku ingin kembali." Gadis berwajah angkuh yang ada di antara mereka, mendadak angkat bicara. "Jangan meminta padaku. Minta pada Yang ada di atas Kursi Putih." "Bagaimana cara bertemu dengannya?" Laki-laki berponi dengan wajah tak acuh, tanpa disangka menyahut. "Luluslah dari tempat ini, dan temui dia sebagai Tentara Langit." [#] Genre: Fantasy Status: Tamat [#] Attention: ''Versi revisi dari naskah aslinya. Tidak banyak perubahan pada alur, hanya revisi agar lebih nyaman dibaca." "Welcome and enjoy reading. But, don't ever try to copy my work." ๑ cover designed by: @aledapa Hoseki❤ Pertama kali dipublish: 28/03/18 Selesai dipublish: 06/06/18 Versi revisi: 26/09/18 Selesai revisi: 31/12/20
Turnamen Mentari | Seri 1 | END by Karasmara
Karasmara
  • WpView
    Reads 735,192
  • WpVote
    Votes 151,630
  • WpPart
    Parts 68
Di dunia di mana kekuatan magis hanya didapatkan bila melakukan kontrak dengan para dewa, kedatangan Pemagis Murni, seorang yang memiliki magis tanpa kontrak sudah diramalkan. Karena kemampuannya sebagai Pemagis Murni, adik Ree diculik dan dipaksa mengikuti Turnamen Mentari. Ree pun mengejar Andreas hingga ke Turnamen Mentari. Tetapi kedatangannya di turnamen kuno itu justru mengupas masa lalu Ree perlahan-lahan. Ini bukanlah cerita mengenai Pemagis Murni yang diramalkan. Ini adalah cerita Ree berusaha untuk melawan ramalan itu dan takdirnya sendiri. "Jangan biarkan siapapun menjadi dalang akan hidupmu. Kau harus menjadi dalang utama." "Berlari dari takdir, maka kau akan dikejar. Berlari dari dirimu sendiri, maka kau akan kehilangan. Berlari dari keduanya, kau tidak akan bertahan." ___________________________________________ I OWN THE COVER Copyright @Karasmara est. 20 Mei 2020
The End of Fairytale by Lynaynan
Lynaynan
  • WpView
    Reads 19,589
  • WpVote
    Votes 3,478
  • WpPart
    Parts 21
Tak ada yang mendambakan akhir perjalanan tragis. Sehingga tak ada seorang pun menantikan goresan penanya yang penuh lara. Namun, apa yang menarik dari sebuah dongeng? Seperti menyibak tirai yang mengusut; meski gumpalan hitam pekat itu tetap mengikuti, ada strata semu yang mengikat mereka. Di balik lembaran kertas usang, sang pendongeng pun menuliskan kisahnya. *** July, 2019 Lynaynan
Jaring Muslihat by KichanKudo
KichanKudo
  • WpView
    Reads 15,881
  • WpVote
    Votes 990
  • WpPart
    Parts 20
Hitam tak berarti kotor. Putih tak berarti suci. Malaikat dan Iblis itu identik--dua arketipe yang bisa saling dipertukarkan-- hanya masalah polaritas : Malaikat penjaga yang menaklukan musuhmu dalam peperangan akan dianggap oleh musuhmu sebagai Iblis penghancur. Pertarungan di atas bukit es antara hitam dan putih akan berlangsung. Tiga pihak akan bersitegang dalam memperebutkan satu benda mati dengan tujuan berbeda. Yang pertama merebut. Yang kedua memancing. Yang ketiga mempertahankan. Ketika Conan diselimuti banyak pertanyaan, jawabannya sangat jelas ada di depan mata. Pilihan mana yang akan dia ambil? Lari. Atau mati? ''Jangan lepaskan peganganmu!'' teriakan Kaito berbaur dengan hembusan angin badai. ''Barou! Kau arahkan ke mana balon itu?!'' Conan berusaha meraih tali yang terhubung. Ekor matanya melirik ke belakang, memastikan musuh mereka, yaitu helikopter Kiowa Warior sudah hilang dari jangkauan. Namun, dua orang berpakaian hitam di bawahnya berlari gesit seperti sedang berselancar, menembakkan belasan peluru dalam sekejap. DISCLAIMER: Aoyama Gosho, Shounen Sunday, TMS Studio Japan. Semua karakter yang ada dalam cerita ini adalah milik Mangaka Detective Conan. Beberapa tokoh adalah Other Character demi kepentingan cerita. Cover by @Sinetrum
Silent: The Cursed Voice [HIATUS] by Catish13
Catish13
  • WpView
    Reads 5,204
  • WpVote
    Votes 1,792
  • WpPart
    Parts 46
Waktu itu umurku masih 3 tahun saat Perang Dunia III terjadi. Papa dan Mama meninggal dalam insiden itu, tepat di depan mataku dan Kak Rafa. Dan, pada insiden itu, aku hampir kehilangan kepalaku. Sebuah tebasan menggorok leherku, memutus pita suara dan hampir memutus nadi dan jalur napasku. Kata dokter, aku akan menjadi bisu. Yah, tak ada yang lebih buruk dari kehilangan tempat tinggal, kehilangan orang tua, dan kehilangan suara. Tapi, mungkin karena saat itu aku masih kecil, aku dapat bangkit dengan cepat. Lagipula, aku juga belum lancar bicara saat itu. Tak sulit untuk mempelajari Bahasa Isyarat. Hidupku bisa dibilang sulit dan tidak. Saat masuk SD, aku dibully habis-habisan. Saat itu, aku hilang kesabaran dan berteriak menyumpahi mereka. Dan, seketika, tiga anak bullier mati tercabik-cabik oleh suaraku, di depan mataku, dengan darah memuncrat ke tubuhku. Aku bukan Manusia Super. Aku Monster. . . . GARUDA EMAS INDONESIA PRESENT Pict from Pinterest Edited with Canva by Catish13
OLIVER'S PUZZLE [COMPLETED] by elzethwrites
elzethwrites
  • WpView
    Reads 690,073
  • WpVote
    Votes 70,513
  • WpPart
    Parts 88
[Ambassador's Pick Oktober 2024] [Cerita ini akan tersedia gratis pada 6 Agustus 2021] *** Pembunuhan berantai di Andromeda City mengincar nyawa para Anak Spesial. Oliver harus menemukan kembali ingatannya yang hilang agar dapat menghentikan aksi seorang pembunuh berantai itu. *** Tiga minggu berlalu sejak kematian orang tua angkatnya, pada saat itu Oliver menemukan pesan ancaman pembunuhan terhadap Anak Spesial dan tak lama setelah itu, kasus pembunuhan pun mulai bermunculan di Andromeda City menargetkan para Anak Spesial. Merasa bersalah dan bertanggung jawab akan kematian para korban, Oliver memutuskan untuk mencari tahu mengenai memori yang hilang akibat amnesia yang dideritanya sebelum lebih banyak korban berjatuhan. Dengan bantuan kedua sahabatnya--Alice dan Peter, Oliver mencoba menguak misteri di balik orang tua asli dan amnesianya. Ketika kunci untuk mengakhiri kerumitan yang naas sudah berada di depan mata, Oliver dihadapkan pada kenyataan yang lebih gelap dari perkiraannya. Bersama Alice dan Peter, mampukah Oliver mencegah jatuhnya lebih banyak korban dan mengakhiri pembunuhan berantai di Andromeda City? Desain kover oleh: Adam Budny