*↝•̀romance clasic☆*⁠・⁠゜
4 stories
MADA (Complete) by gigrey
gigrey
  • WpView
    Reads 3,989,587
  • WpVote
    Votes 243,911
  • WpPart
    Parts 25
Di mulai dari pertemuan tak sengaja di perpustakaan, Gendhis terikat takdir di masa lalu dengan seorang Sastrawan muda, Armada Biru. Sejauh apapun Gendhis berlari, semesta tetap mengikat jalin tali takdir keduanya. Saat inilah waktu yang tepat bagi semesta untuk mempertemukan dua insan yang telah terpisah ratusan purnama lamannya. ⚠ Catatan: sejarah di buku sekolahmu tidaklah menceritakan semua yang telah terjadi di atas tanah Majapahit!
MAHAJANA (Complete) by gigrey
gigrey
  • WpView
    Reads 1,013,385
  • WpVote
    Votes 80,221
  • WpPart
    Parts 24
(Dalam Revisi) ma·ha·ja·na ark n orang yang amat ternama; orang besar. Terbangun dan melanjutkan hidup sebagai remaja kembali. Hayam Wuruk hidup dengan beban masa lalu yang tak kunjung terlepas. Waktu terus bergulir hingga suatu saat kesempatan kedua itu hadir. Kesempatan kedua juga menjadi kesempatan terakhir untuk mengatakan kata cinta yang tak pernah terucap sebelumnya.
JAYANEGARA ✓ by theresachristi
theresachristi
  • WpView
    Reads 1,619,636
  • WpVote
    Votes 191,563
  • WpPart
    Parts 43
[ WATTYS 2023 SHORTLIST ] ༻─Ꭺ᥉ɾᥲɾ Ᏼᥙᥲᥒᥲ I─༺ Laras tak menyangka bila mimpi-mimpinya adalah pecahan puing-puing ingatan masa lalu. Raja Jayanegara──Raja yang dituliskan sejarah sebagai Raja tak bermoral nan lemah──adalah Raja yang mencintai Laras di kehidupan sebelumnya. Namanya memang tak pernah tercatat pada setiap baris aksara Pararaton atau Negarakertagama. Namun, sampai kapanpun, takdir tetap akan membawa seorang Larasati Senja, berada dalam pelukan sang Jayanegara.
PITALOKA (Revisi) ✓ by theresachristi
theresachristi
  • WpView
    Reads 241,356
  • WpVote
    Votes 30,479
  • WpPart
    Parts 35
༻─Ꭺ᥉ɾᥲɾ Ᏼᥙᥲᥒᥲ II─༺ Jika Dyah Pitaloka Citraresmi tak pernah melakukan bela pati dalam perang Bubat, Hayam Wuruk tentu akan tetap memperjuangkan cintanya yang sempat mengabu. Meski begitu, semua jelas kembali lagi pada takdir yang sudah tertulis. Namun bagi Hayam Wuruk, Pitaloka bukan milik takdir. Pitaloka adalah miliknya.