cannickmutz's Reading List
4 cerita
April [SELESAI]✔ oleh hyeogta
hyeogta
  • WpView
    Membaca 3,122
  • WpVote
    Vote 788
  • WpPart
    Bab 66
Ketika sebuah harapan menjadi nyata,seharusnya jangan terlalu bahagia Karena duka bisa datang kapan saja,sampai pada ahirnya kita dipersatukan tuhan Namun apakah kita akan terus bersama? Aku olivia Arditha yang mencintaimu Raka Dewa Nugroho.
MARIPOSA oleh Luluk_HF
Luluk_HF
  • WpView
    Membaca 134,374,795
  • WpVote
    Vote 4,392,628
  • WpPart
    Bab 56
(NOVEL MARIPOSA SUDAH ADA DI GRAMEDIA SELURUH INDONESIA) Maaf ini bukanlah cerita Bad boy yang bertemu good girl. Maaf juga ini bukanlah cerita Bad Boy yang bertemu Bad Girl. Ini cerita paling anti-mainstream tentang Prasasti Hidup bertemu Landak betina. Kalau kalian Jomblo dan baca cerita ini? Saran dari saya cuma satu. Siapin oksigen lebih untuk bernapas dan Selalu waspada dengan Jantung anda. Nikmati sensasi pengalaman paling baper di dalam cerita ini. Lebih dari 21 juta kali udah buat Readers BAPER. Kamu tidak mau mencobanya juga? LET'S READ MARIPOSA ^ ^
Rapuh Untuk Menanti oleh isti-komah
isti-komah
  • WpView
    Membaca 417
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 12
Gadis berambut bondol berdiri di depan cermin, sambil sesekali dia menatap bayangan dirinya sendiri "lu tu malang, gak pantes hidup, gak pernah dapet kebahagiaan " gadis itu berdialog dengan bayangannya sendiri. Nadira, menatap lekat bayangannya, tangannya menunjuk-nunjuk bayangannya, sambil sesekali dia terkekeh, dia tertawa tapi dia juga mengeluarkan air mata, "lu tu gak pantes bahagia, lu gak akan pernah pantes buat sekedar suka sama dia, lu harus sadar," "Liatt, liattt " bentaknya pada bayangan dirinya "keadaan lu kayak gini, dan lu berharap di cintai sama dia? Lu harus sadar, " kini air matanya sudah membanjir keluar, kejadian hari itu benar benar membuatnya frustasi Dia masih memandang cermin pada meja riasnya, dan "praanggkkkkkk " nadira melempar asbak rokok yang berada pada meja riasnya, cermin riasnya hancur berantakan, menyisakan kepingan kepingan kaca nadira terduduk lemas di depan meja riasnya, "gak usah ngasih gua harapan, kalo ujungnya lu cuma kisah yang bikin hari gua suram"