t0tallynotbook
- Reads 2,734
- Votes 264
- Parts 39
Tio dan Naya sama sekali tidak pernah membayangkan akan menikah di usia semuda ini.
Di saat teman-teman mereka masih sibuk dengan kuliah, mengejar cita-cita, dan menikmati masa muda, Tio dan Naya justru harus belajar menjadi suami dan istri.
Sebuah kesalahan membuat Naya hamil di usia 17 tahun. Tio yang baru berusia 18 tahun pun memilih bertanggung jawab dan menikahi Naya, meskipun ia tahu kehidupan setelah pernikahan tidak akan mudah.
Tio bukan berasal dari keluarga kaya. Keluarganya hidup sederhana dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, Tio harus bekerja sambil kuliah.
Berbeda dengan Naya yang berasal dari keluarga cukup berada. Sejak kecil, Naya terbiasa mendapatkan apa yang ia butuhkan. Namun setelah menikah, ia harus belajar memahami bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu bisa berjalan sesuai keinginannya.
Mereka masih sama-sama muda. Sama-sama keras kepala. Sama-sama belum mengerti bagaimana menjadi pasangan yang baik.
Hal-hal kecil sering berubah menjadi pertengkaran besar.
Masalah uang, kebutuhan kuliah, pekerjaan Tio, sampai kebiasaan sederhana sehari-hari sering membuat mereka saling kesal. Tio merasa sudah berusaha sekuat tenaga, sementara Naya terkadang merasa dirinya harus kehilangan banyak hal di usia yang seharusnya masih ia gunakan untuk menikmati masa muda.
Di tengah segala pertengkaran, kelelahan, dan keadaan yang memaksa mereka dewasa lebih cepat, Tio dan Naya perlahan belajar satu hal:
Pernikahan bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi tentang dua orang yang mau tetap bertahan ketika keadaan tidak sesuai harapan.
Mereka mungkin menikah karena sebuah kesalahan.
Tapi apakah mereka bisa membuat pernikahan itu menjadi sesuatu yang tidak pernah mereka sesali?
MOHON MAAF JIKA ADA KESAMAAN LATAR, TEMPAT, NAMA KARENA TIDAK DISENGAJA