Karya
3 histórias
Sudut Kecil Kota Bandung  de ddsinta_
ddsinta_
  • WpView
    Leituras 68
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Capítulos 7
Di antara banyaknya kota di Indonesia, Bandung memiliki kesan tersendiri bagi mereka yang mencari ketenangan jiwa dan raga. Di balik keindahan dan megahnya kota itu, terdapat satu sudut kecil di Bandung bagian Barat yang menyimpan banyak cerita tentang manusia-manusia yang sedang berjuang melawan dirinya sendiri. Di balik sejuknya udara dan deretan pegunungan hijau yang terlihat menenangkan, berdiri sebuah rumah sakit jiwa yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Kabut pagi sering turun perlahan menyelimuti halaman bangunan itu, sementara suara angin dan dedaunan menjadi hal yang paling sering terdengar dari jendela ruang rehabilitasi. Tempat itu terlihat tenang dari luar. Namun di dalamnya, banyak manusia sedang berjuang melawan pikirannya sendiri.
ANYELIR (END) de ddsinta_
ddsinta_
  • WpView
    Leituras 15,739
  • WpVote
    Votos 1,194
  • WpPart
    Capítulos 47
"Psikopat" "Pria itu seorang psikopat" Zia terkejut mendengar teriakan anak kecil. Apa maksudnya psikopat, siapa yang psikopat? "Jangan mendekat, ruangan itu milik psikopat" "Pergi...!" Dia menyuruh Zia pergi dari ruangan ini? Orang yang berada didalam kamar berbahaya atau tidak? "Ada psikopat!" "Pembunuh, pria itu pembunuh" "Psikopat pembunuh...." "Ibuku dibunuh dia..." "Psikopat pembunuh ibuku!!!" Seorang anak kecil berteriak-teriak menyuruh Zia pergi dari hadapan kamar yang terkunci. Zia yang melihatnya hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala. "Adinda Pricilla, ayo pergi dari sini." "Suster Dewi," cicit Zia. Anak kecil itu pergi sambil terus menggelengkan kepalanya. Peringatan yang anak kecil itu berikan bermaksud menjauhkan Zia dari masalah. Akan tetapi Zia justru menganggap Pricilla bicara omong kosong. Karena dia hanyalah anak kecil yang terganggu kejiwaannya. Apakah zia tetap masuk kedalam kamar pasien yang ada di hadapannya. Atau justru mengerti peringatan dari Pricilla.
Living In Memory  de ddsinta_
ddsinta_
  • WpView
    Leituras 2,769
  • WpVote
    Votos 184
  • WpPart
    Capítulos 6
Bunga matahari adalah simbol bahwa kenangan tak akan pernah pudar. Nadine percaya akan hal itu, terutama ketika melihat Narendra yang selalu memilih bunga matahari sebagai objek dalam setiap lukisannya. Namun, ia tak pernah benar-benar tahu alasan di balik pilihan itu. Hingga suatu hari, sebuah rahasia membuka luka yang selama ini tersembunyi. Sejak saat itu, bunga matahari tak lagi bermakna kehangatan, melainkan kenangan yang tak pernah berhasil dilupakan. Bahkan lukisan bunga matahari yang dulu menjadi kesukaannya selain bunga lili kini menjadi hal yang paling ia benci.