Ilunaseya
Seraphine menyaksikan seluruh keluarganya dibunuh atas kesalahan yang tak pernah mereka perbuat. Mereka dipenggal di muka umum. Mayat mereka dibiarkan membusuk di jalanan, tanpa pemakaman layak, tanpa penghormatan terakhir yang seharusnya dimiliki kaum bangsawan.
Semua bermula dari kedatangan dua orang yang mereka sambut dengan kehangatan: bibinya sendiri, Lysandra, dan putrinya, Virelle.
Seraphine bersumpah tak akan membiarkan Lysandra dan Virelle hidup dalam ketenangan. Ia dipenggal sebagai penyandang terakhir dari keluarga Earl Caelwyn.
Karena takdir, atau Tuhan yang menjawab doanya, ia terbangun kembali di masa lalu-saat usianya masih delapan belas tahun, sebelum tragedi itu dimulai.
Kali ini, ia tidak akan menjadi korban.
Kali ini, ia akan menjadi akhir bagi mereka.
©L. Sey