worth to read(s)
3 cerita
Hujan Bulan Desember oleh sebaitrasa
sebaitrasa
  • WpView
    Bacaan 97,612
  • WpVote
    Undian 10,398
  • WpPart
    Bahagian 21
Desember di tahun-tahun sebelumnya, setiap hujan turun bersama angin, akan selalu ada dua gelas teh dan susu hangat di meja. Ada suara berisik di dapur dari Mama yang sibuk memasak untuk mereka. Ada samar-samar suara tawa dari ruang tengah saat Papa menonton acara komedi di televisi. Desember di tahun-tahun sebelumnya, hujan yang dingin itu bahkan masih terasa hangat. Namun, Desember tahun itu, di antara rintik hujan yang jatuh dengan gaduh, di sela-sela angin yang datang memecah kabut, tiba-tiba segalanya berubah. Tidak ada satu pun gelas di meja. Tidak ada masakan Mama yang disiapkan untuk makan malam. Tidak ada televisi yang menyala. Dan tidak ada suara tawa Papa. Desember tahun itu, hujan turun lebih kencang. Terlalu kencang, hingga seisi rumahnya berantakan. _______ Cover by Dta_Graphic
Angkasa Tanpa Warna oleh sebaitrasa
sebaitrasa
  • WpView
    Bacaan 719,724
  • WpVote
    Undian 79,088
  • WpPart
    Bahagian 39
[FAMILYSHIP, NO ROMANCE] Karena kamu adalah Angkasa. Yang begitu tangguh di pelukan semesta. Yang datang dengan warna berbeda, dan akan tetap menjadi rahasia.
Parade Ngengat oleh lumelux
lumelux
  • WpView
    Bacaan 1,073,651
  • WpVote
    Undian 133,978
  • WpPart
    Bahagian 49
Jadi begini. Mbak Laras yang merupakan mahasiswi jurusan Biologi jadi-jadian berpapasan takdir dengan Mas Yanu, mahasiswa Sastra Inggris yang diam-diam suka menulis puisi. Ini romansa anak muda yang sederhana, suatu proses jatuh cinta. Namun, mungkin pembaca akan menemukan satu dua hal, entahlah, dari sudut pandang orang-orang yang harusnya tak berhak mendapat kisah. (R+15)