iyaalaaa_
Semua orang jatuh cinta pada senyumnya.
Lucien Kairo tidak pernah gagal membuat orang lain merasa spesial hanya dengan satu tatapan, satu kata, atau satu senyum yang terlalu sempurna untuk ditolak.
Tidak ada yang sadar bahwa semua itu hanyalah permainan.
Baginya, manusia mudah ditebak. Mudah dikendalikan.
Mudah dihancurkan.
Sampai Elvan Nara muncul.
Tidak seperti yang lain, Elvan tidak tertarik.
Tidak peduli. Bahkan tidak berusaha mengenal siapa Lucien sebenarnya.
Dan pertama kalinya Lucien Kairo merasa terganggu. Apa yang awalnya hanya rasa penasaran, perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih gelap, lebih dalam, lebih berbahaya.
Karena ketika seorang "iblis" mulai menginginkan sesuatu... dia tidak akan berhenti.
Bahkan jika itu berarti menghancurkan orang yang dia inginkan.