DwiSyabina
"Even when i know it's hurt, i still sacrifice my heart to getting close to yours" ucap Varsha ke Rafisqi dengan mata yang berkaca kaca. Varsha mengatakan itu benar benar dari dalam hati nya ia bahkan tidak berani melihat ke arah Rafisqi karna ia takut mungkin saja saat ini orang yang ia sayangi itu akan merasa jijik kepada nya.
Hati yang sudah di korbankan demi cinta, kasih sayang, perhatian, dan kesetian semua itu sudah berjalan dengan baik, tetapi walau itu berjalan dengan baik tetap saja ada hati yang terluka seiring berjalan nya waktu.
Seolah-olah memberikan padahal tidak, seolah-olah ingin menangkap padahal tidak, yang hanya bisa di ucapakan sekarang hanyalah
"Sekarang bagaimana dengan hati ku ?" hanya itu.