Paid stories
2 stories
Electric Kiss [아파도 돼] by kadachune26
kadachune26
  • WpView
    Reads 2,752,730
  • WpVote
    Votes 194,190
  • WpPart
    Parts 106
Anna tidak tahu kalau sekolah berasrama bisa menjadi tempat yang mirip seperti tempat tahanan. Kalau bukan, jelaskan kenapa Anna merasa melihat banyak orang jahat? Terutama cowok itu, cowok yang paling jahat; Sehan. *** Kesan pertama Anna Rin tentang sekolah pilihan ayahnya adalah 'penjara'. Bagaimana Anna tidak berpikir seperti itu saat melihat sekeliling bangunan sekolah yang dibangun benteng tinggi seolah-olah sekolah ini adalah penjara elite berkedok sistem pendidikan. Seakan itu belum cukup seram, Anna bertemu dengan seseorang yang sebentar lagi akan mengubah hidupnya, mengacaukan emosi dan pikirannya; seseorang yang tentu saja Anna pikir dia jahat sejak pertama kali bertemu dengannya; seseorang itu bernama Sehan. Mengenal Sehan membuat Anna melakukan hal-hal yang enggan dia lakukan, tapi akhirnya Anna lakukan juga yang tanpa sadar telah menarik perhatian Sehan, seperti pergi ke pesta yang diam-diam diadakan di luar sekolah saat pihak sekolah melarang murid untuk keluar dari lingkungan sekolah, bergabung dengan para pemberontak yang berencana mengacaukan sekolah, dan menguras emosi dengan membenci Sehan. Anna pikir hidupnya akan berubah di masa SMA-nya, tapi justru Anna terlibat banyak kekacauan hanya karena bertemu dengan satu orang itu. Desain cover oleh instagram: @Jungnaraa_
Ketua Senat ✔ by aristav
aristav
  • WpView
    Reads 2,946,371
  • WpVote
    Votes 260,559
  • WpPart
    Parts 31
Ketika Laksamana Tirtoadji sang Ketua Senat dipertemukan dengan Namita Aisyah sang Kutu Buku melalui sebuah perjodohan, keduanya kesulitan untuk menyesuaikan diri satu sama lain. Namun, ketika rasa sudah bicara, dapatkah mereka berpaling? *** Menjadi ketua senat saat duduk di semester 6 bukanlah perkara yang mudah bagi seorang Laksamana Tirtoadji. Terlebih lagi, saat di kampus, ia masih harus dibebani untuk mengawasi Namita Aisyah. Namita yang seorang kutu buku akut, selalu sibuk dengan buku-buku usang di perpustakaan fakultas, tanpa mau tahu hal tentang sang ketua senat-Laksa-alias tunangannya. Bahkan di saat gadis lain berlomba-lomba menjadi stalker di semua media sosial milik Laksa maupun di dunia nyata, Namita tampak tidak peduli. Lalu, bagaimana kelanjutan hubungan Namita dan Laksa di saat jarak tercipta antara si kutu buku dan senat kampus? Bertahan, atau berhenti di tengah jalan karena perbedaan mereka? Cover design by Raymond Gardener.