UtamiArvio's Reading List
5 stories
Imam Pilihan Hati by shisakatya
shisakatya
  • WpView
    Reads 165,755
  • WpVote
    Votes 16,301
  • WpPart
    Parts 21
BEBERAPA PART DI UNPUBLISH, KARENA SUDAH SELESAI. JADI JANGAN TANYA LAGI KENAPA... Jodoh itu tidak ada batasannya. Usia atau kedudukan, jika memang sudah jodoh tidak pernah memandang hal demikian. Apalagi batasan yang sering muncul dikalangan masyarakat yaitu jodoh anak terakhir adalah anak pertama. Mana buktinya? Saat hati sudah memilih, semua menjadi tidak terbatas. Karena namanya yang selalu terulang dalam doa, akan kupastikan berakhir menjadi nyata. Azmir Ar Rafif Abdul Hamid... Bismillah, hatiku memilihmu..
Take to Mine (New Edition) by naniana27
naniana27
  • WpView
    Reads 7,416
  • WpVote
    Votes 958
  • WpPart
    Parts 11
Nayla menikah dengan Raka di usia yang masih tergolong muda. Ia belum benar-benar siap, sementara Raka belum selesai dengan masa lalunya. Pernikahan mereka dipenuhi jarak dan kesalahpahaman. Tapi ketika rumah mulai terasa aman dan hangat, teror datang perlahan tanpa wajah, Nayla sadar: yang berbahaya bukan cuma kenangan. Tapi juga seseorang yang belum rela melepaskan.
Look at Me, Nad by zavine_
zavine_
  • WpView
    Reads 826,687
  • WpVote
    Votes 6,548
  • WpPart
    Parts 6
haven't written synopsis yet
AINI - Gadis Minang, Dipinang Sultan? by shisakatya
shisakatya
  • WpView
    Reads 56,510
  • WpVote
    Votes 11,966
  • WpPart
    Parts 42
Berawal dari kesalah pahaman, membawa langkah ini melakukan tindakan nekad. Berawal dari tragedi muntah-muntah, membuat Aini mendapatkan tuduhan menyakitkan dari sosok abangnya sendiri. Gadis itu dituduh melakukan hal yang tidak-tidak hingga menghasilkan sesuatu yang mencemarkan nama baik marga keturunan Sumatera Barat. "Pikiranmu terlalu picik sampai bisa-bisanya menuduh adiknya sendiri melakukan hal negatif!" Sekalipun nada suaranya terdengar tinggi, namun logat kental masih terdengar di sana. "Abang kan cuma tebak sajo. Kalau salah indak usah mamaki." "Sia mamaki? Aini hanya mangecek, jika punya pikiran jangan picik. Jikapun aden hamil, indak lelaki murahan yang aden pilih, paham kan bang!"