TaufiqHaryadi29
(MENGANGKAT TEMA FATHERLESS ISSUE)
...
Kehilangan Mama adalah duka terpilu yang Tata rasakan. Ketika Tata seharusnya dikuatkan dan dihibur dalam upaya sembuh dari lara, Papa yang 15 tahun silam selalu menjadi cinta pertama setiap putrinya, justru membuat kehancuran Tata semakin menjadi. Mengasingkan Tata dalam draft prioritas yang akan selalu dijaga bahagianya, nyatanya kasih sayang Papa perlahan lenyap ditelan waktu. Hanya benci-benci tanpa jelas yang harus Tata dapat setiap harinya semenjak peristiwa pahit di masa lampau terjadi, dimana seharusnya ia tidak bisa serta-merta dipersalahkan dalam hal tersebut.
Dunia ini terlampau kejam untuk Tata lewati. Semua yang Tata miliki seolah direnggut paksa. Mama tiri dan dua anaknya seolah berkuasa atas Papa, rumah, dan segala bahagia yang harusnya Tata dapat.
Tata yang lelah untuk mengalah, perlahan memberontak! Berusaha melawan meskipun kadang tindak kasar yang ia alami berkali-kali lipat dirasakan.
Ketika mati adalah kemungkinan terburuk dari perlawanan terhadap manusia sampah, maka Tata akan rela mati daripada terus membungkam banyak lara yang menggeliat di ulu hati.
...
Selain tentang Tata, sekitar juga punya lukanya masing-masing. Ambisi Tama untuk membuktikan dirinya bisa hidup tanpa campur tangan Ayah, dan pemberontakan Raki atas kemutlakan Papa yang melarangnya bermusik.
...
Tentang pahitnya duka dan lara dari mereka akibat keegoisan Ayah dan tuntutan untuk terus bertahan dan melawan kekejaman dari sisi lain dunia ini. Cerita fiksi remaja yang dikemas dalam masa putih abu-abu penuh krusial. Selamat menikmati, selamat berbahagia, selamat larut dalam duka mereka.
...
Cover by Pinterest, edit in Canva.
Start : 15 Mei 2023
Finish : -