My ebook
2 stories
bukan GADIS TANPA PERAN [Complete] by ayasaurus
ayasaurus
  • WpView
    Reads 813,949
  • WpVote
    Votes 123,458
  • WpPart
    Parts 72
Namaku El. Usiaku 16 tahun. Hidupku seolah dikekang oleh penulis jahat. Berkali-kali aku bertemu dengan orang jahat di sekitarku, tidak ada satu pun yang memihakku. Aku El. Aku memiliki masa lalu yang terus membayangiku sampai sekarang. Siapa yang tau jika nanti aku akan bertemu mereka lagi atau tidak. Aku El. Si dingin yang dibentuk karena lingkunganku. Apakah aku akhirnya akan membutuhkan seorang teman? Seorang sahabat? Entahlah. Aku tidak percaya lagi. Aku El. Si pengamat atau cctv di pojok belakang kelas. Teman sekelasku memiliki peran-peran yang amat penting, dan aku yang bertugas mengawasi mereka dalam diam. Namaku El.. senang berkenalan dengan kalian. Aku harap kalian tidak mengkhianatiku seperti teman-temanku sebelumnya. 🌼 Jangan lupa support cerita ini dengan Follow, Vote, Comment, dan Share jika berkenan💛 🌼 Selamat membaca. Salam dariku Ayasaurus 🧚🏻‍♀️ Jakarta, 25 Februari 2021
Penguasa Jurusan [END] by yarfel
yarfel
  • WpView
    Reads 21,062
  • WpVote
    Votes 2,125
  • WpPart
    Parts 39
Di sebuah SMA kehormatan, terdapat dua sosok yang namanya hampir selalu menjadi bahan pembicaraan satu angkatan. Yang pertama adalah jagoan MIPA-pendiam, sulit ditebak, dan menyimpan sejuta misteri di balik sikap dinginnya. Ia dikenal bukan karena banyak bicara, melainkan karena keberadaannya yang selalu berhasil membuat orang penasaran. Yang kedua adalah jagoan IPS-sosok yang dikenal lebih humble kepada beberapa siswa, terutama mereka yang berada di lingkaran basket. Di balik sikap santainya, ia memiliki sisi lain yang tak banyak diketahui orang: kecintaannya terhadap dunia motor racing dan arena balapan. Ia juga selalu terlihat bersama seorang perempuan yang menjadi juru bicaranya sekaligus sahabat dekatnya. Entah karena sebuah keharusan atau alasan yang hanya mereka berdua ketahui, perempuan itu seolah menjadi satu-satunya orang yang mampu menjembatani dirinya dengan dunia luar. Anehnya, meskipun berada di angkatan yang sama, kedua jagoan tersebut tidak pernah benar-benar berurusan satu sama lain. Tidak pernah terlihat berbicara. Tidak pernah terlibat dalam masalah yang sama. Bahkan, tidak ada seorang pun yang cukup berani untuk sengaja mempertemukan mereka. Sebagian orang mengatakan bahwa keduanya memiliki perselisihan dingin yang tidak pernah terselesaikan. Sebagian lainnya justru percaya bahwa tidak ada masalah apa pun di antara mereka. Mereka hanya sengaja menjaga jarak karena dunia MIPA dan IPS memang seolah memiliki jalannya masing-masing-dua wilayah yang tidak pernah benar-benar berjalan searah. Lalu, semuanya berubah ketika seorang guru pindahan baru datang dan, entah dengan alasan apa, justru memutuskan untuk mempertemukan kedua sosok yang selama ini tidak pernah bersinggungan tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa dua orang yang selama ini seolah memiliki batas tak kasatmata tiba-tiba harus berada dalam satu lingkaran? Apakah benar mereka saling bermusuhan? Ataukah selama ini mereka hanya berpura-pura tidak saling mengenal?